Puncak Harlah 100 Tahun NU, Gus Yahya: Upayakan Perdamaian Manusia

4 hours ago 24

loading...

Puncak peringatan Hari Lahir Ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026). Tema Harlah Ke-100 NU tahun ini adalah Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia. Foto: Ist

JAKARTA - Puncak peringatan Hari Lahir Ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026). Tema Harlah Ke-100 NU tahun ini adalah ”Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia” yang dihadiri jajaran Pengurus Besar NU, pengurus wilayah, pengurus cabang, hingga badan otonom NU.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf membahas segala pencapaian dari NU selama 1 abad. “Kita ingin agar organisasi ini dikonsolidasikan sekian rupa sehingga kinerjanya bisa lebih terukur, solid. Alhamdulillah sekarang sudah berjalan sedemikian rupa dan sangat terasa manfaatnya baik oleh jajaran maupun masyarakat,” ujar Gus Yahya.

Baca juga: Istri Gus Dur hingga Menag Hadiri Peringatan Harlah 100 Tahun NU di Istora Senayan

Dia juga mengungkap peran NU dalam organisasi dunia. Besarnya hal itu membuatnya dia yakin dengan usaha NU untuk mewujudkan perdamaian dunia dan terlibat dalam isu-isu kemanusiaan.

“NU memiliki posisi kuat pada peta masyarakat, karena itu kita didorong untuk berperan lebih aktif, lebih berani melakukan kontak-kontak dengan pihak mana pun untuk kontribusi mengupayakan masalah global dan kemanusiaan dari perspektif nilai agama,” katanya.

Dari capaian hingga persiapan menyambut 1 abad berdirinya NU, Gus Yahya juga mengungkap kesediaan untuk terus mendukung segala bentuk tindakan pemerintah yang mengupayakan pada kebaikan dan perdamaian.

Dia meyakini upaya negara untuk selalu memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. “NU mendukung semua upaya-upaya dan agenda pemerintah untuk menghadirkan kemaslahatan bagi rakyat,” ujarnya.

(jon)

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |