Pengusaha Respons Mundurnya Petinggi OJK, Singgung Soal Kepercayaan Investor

3 hours ago 28

loading...

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mencermati secara serius dinamika yang terjadi di sektor keuangan nasional menyusul mundurnya para petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Foto/Dok

JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mencermati secara serius dinamika yang terjadi di sektor keuangan nasional menyusul mundurnya para petinggi Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ). Dalam situasi ini, HIPMI menegaskan bahwa stabilitas sistem keuangan dan kepercayaan pasar harus tetap dijaga sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Sekretaris Jenderal BPP HIPMI sekaligus Sekretaris Jenderal Himpunan Alumni IPB (HA IPB), Anggawira menilai peristiwa ini semestinya tidak dipandang semata sebagai pergantian figur, melainkan momentum untuk memperkuat tata kelola dan kredibilitas kelembagaan sektor jasa keuangan.

“HIPMI menghormati sepenuhnya kewenangan negara dalam proses transisi dan pengisian kepemimpinan OJK. Namun yang jauh lebih penting adalah memastikan kesinambungan kebijakan, penguatan tata kelola, serta komunikasi regulasi yang jelas agar stabilitas pasar dan kepercayaan investor tetap terjaga,” ujar Anggawira dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga: Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga di Akhir 2025, KSSK Proyeksi Ekonomi 2026 Tumbuh 5,4%

Menurutnya, dinamika pasar yang terjadi menjadi pengingat bahwa kredibilitas sistem keuangan sangat ditentukan oleh transparansi, konsistensi penegakan aturan, dan independensi regulator. Dunia usaha membutuhkan kepastian, bukan hanya dalam jangka pendek, tetapi juga kejelasan arah kebijakan jangka menengah dan panjang.

“Sebagai representasi pengusaha muda dan komunitas intelektual-alumni perguruan tinggi, kami berpandangan bahwa kepemimpinan regulator ke depan harus diisi oleh figur yang berintegritas, profesional, independen, serta memahami keterkaitan erat antara stabilitas sektor keuangan, pasar modal, dan pertumbuhan sektor riil,” tegas Anggawira.

HIPMI menekankan bahwa pasar keuangan yang sehat tidak hanya diukur dari pergerakan indeks, tetapi dari kemampuannya menjadi sumber pembiayaan produktif bagi dunia usaha, khususnya UMKM, startup, dan pelaku industri berbasis inovasi yang menjadi tulang punggung penciptaan lapangan kerja.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |