loading...
Lebih dari 4.000 pelaku usaha mendaftar Pertamina UMK Academy 2026. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Lebih dari 4.000 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Indonesia mendaftar Pertamina UMK Academy 2026 selama periode 21-31 Agustus 2026. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan pendaftar pada pelaksanaan program tahun sebelumnya, menunjukkan tingginya minat pelaku usaha terhadap program pengembangan dan peningkatan daya saing UMKM.
“Antusiasme pendaftar menunjukkan besarnya semangat pelaku UMK Indonesia untuk mengembangkan usahanya. Melalui Pertamina UMK Academy, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga didampingi untuk menerapkan pembelajaran secara langsung sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan usahanya,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron dalam keterangan pers, Selasa (1/9/2026).
Baca Juga: Pertamina Resmi Lebur PET ke Patra Niaga, Berlaku Efektif 1 September 2026
Setelah pendaftaran ditutup pada 31 Agustus 2026, seluruh pendaftar akan menjalani proses kurasi dan verifikasi administrasi sesuai persyaratan yang ditetapkan untuk menentukan peserta yang berhak mengikuti rangkaian pembinaan Pertamina UMK Academy 2026.
Program yang diinisiasi Pertamina sejak 2020 tersebut merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pengembangan masyarakat dan komunitas usaha lokal. Pembinaan dilakukan secara terstruktur melalui dua tahap, yakni tahap regional dan nasional, dengan materi yang disesuaikan dengan kondisi dan tingkat kesiapan masing-masing peserta.
Pada tahap nasional, peserta yang lolos akan mendapatkan pembelajaran dan pendampingan melalui empat kelas, yaitu Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global, serta materi khusus Go Green dan Go Aggregator. Peserta juga memperoleh pelatihan, praktik pemasaran, pendampingan, coaching, penguatan legalitas dan sertifikasi, hingga fasilitas perluasan akses pasar.


















































