Kualitas Sektor Putra Meningkat, Perebutan Super Tiket Audisi PB Djarum 2026 Makin Ketat

7 hours ago 22

loading...

Kualitas Sektor Putra Meningkat, Perebutan Super Tiket Audisi PB Djarum 2026 Makin Ketat. Foto: SINDOnews/HO/Istimewa

KUDUS - Persaingan untuk mendapatkan Super Tiket pada Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus semakin ketat. Memasuki Tahap Turnamen yang digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jumat (11/9), sebanyak 576 atlet yang lolos dari fase screening kembali bersaing untuk memperebutkan tiket menuju tahap karantina.

Khusus di sektor putra, peningkatan kualitas para pebulutangkis muda membuat persaingan berlangsung sengit. Legenda PB Djarum sekaligus Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Aryono Miranat, mengaku senang melihat potensi peserta yang mengikuti audisi tahun ini.

Menurut Aryono, penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan teknik dan bakat bermain. Aspek nonteknis, termasuk cara peserta merespons situasi pertandingan dan sikap di lapangan, juga menjadi perhatian tim pencari bakat.

“Dari segi kualitas ada beberapa yang bagus. Selain dari Pulau Jawa, saya juga melihat ada yang dari Kalimantan itu juga bagus. Bagaimana cara dia merespon permainan, misal posisi jatuhnya bola di tengah atau di samping, pengembalian bolanya apakah tetap taktis atau seenaknya. Selain itu, attitude juga penting seperti bagaimana menyikapi hasil misalnya banting raket atau meledek lawan, dan lainnya. Semoga kami bisa memantau bibit dan talenta terbaik,” ucap pria yang dijuluki Coach Naga Air tersebut.

Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Keanu Al Fathir Rahadi. Pebulutangkis putra KU-12 asal Balikpapan, Kalimantan Timur, itu mengawali Tahap Turnamen dengan kemenangan meyakinkan. Keanu mengalahkan Nidan Mauludi Fathan asal Kuningan, Jawa Barat, dua gim langsung 21-10, 21-13.

Kualitas Sektor Putra Meningkat, Perebutan Super Tiket Audisi PB Djarum 2026 Makin Ketat

“Untuk persiapan audisi ini, saya latihan seminggu 11 kali. Saya ingin bergabung dengan PB Djarum karena banyak atletnya yang menjadi juara dunia. Sama pelatih saya bukan cuma dilatih soal teknik tapi saya juga soal kemandirian. Seperti di asrama saya cuci baju sendiri. Pokoknya hidup disiplin dan menjaga pola makan. Saya juga tidak terlalu banyak bermain handphone supaya bisa tetap fokus. Paling pegang handphone kalau telepon orang tua saja. Saya siap menghadapi pertandingan selanjutnya hingga sampai final,” kata Keanu.

Keanu bukan peserta baru dalam Audisi Umum PB Djarum. Ia pernah mengikuti audisi pada 2024, tetapi langkahnya terhenti di Tahap Turnamen. Pengalaman tersebut menjadi motivasi baginya untuk tampil lebih baik tahun ini.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |