loading...
AS kirim kapal perang Delbert D Black bergabung dengan Gugus Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln sebagai persiapan untuk menyerang Iran. Foto/US Navy
TEHERAN - Kapal perang USS Delbert D. Black (DDG-119) Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah dikirim untuk bergabung dengan kekuatan Gugus Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln di Timur Tengah. Penambahan kekuatan tempur Washington ini membuat Iran semakin terancam.
Seorang pejabat Angkatan Laut mengonfirmasi bahwa kapal perusak tersebut sudah memasuki Laut Merah minggu ini. Fleet Tracker USNI News mencatat Delbert D. Black berada di Laut Mediterania pada hari Senin, setelah berangkat pada 9 Januari dari Pangkalan Angkatan Laut Norfolk, Virginia.
Baca Juga: Bos Pentagon Melapor pada Trump: Militer AS Sudah Siap Menyerang Iran!
Dengan kedatangan Delbert D. Black, AS kini memiliki setidaknya 10 kapal di Komando Pusat (CENTCOM) AS.
Pada hari Selasa, Presiden Donald Trump mem-posting di Truth Social bahwa sebuah "armada besar" sedang menuju Iran. Dia mengeklaim bahwa armada tersebut lebih besar daripada armada yang dikirim AS ke Venezuela.
“Sebuah armada besar sedang menuju Iran. Armada ini bergerak cepat, dengan kekuatan, antusiasme, dan tujuan yang besar. Ini adalah armada yang lebih besar, dipimpin oleh Kapal Induk Abraham Lincoln yang hebat, daripada yang dikirim ke Venezuela. Seperti halnya dengan Venezuela, armada ini siap, bersedia, dan mampu untuk segera memenuhi misinya dengan kecepatan dan kekerasan, jika perlu,” bunyi posting-an Trump.
Kapal perang Angkatan Laut yang beroperasi di Timur Tengah termasuk Gugus Tempur Kapal Induk Abraham Lincoln, yang saat ini berada di Laut Arab. Gugus tempur tersebut terdiri dari kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN-72) dan tiga kapal perusak; USS Frank E. Petersen Jr. (DDG-121), USS Michael Murphy (DDG-112), dan USS Spruance (DDG-111).
USS Abraham Lincoln diam-diam dikerahkan dari San Diego pada November 2025, kurang dari setahun setelah kembali dari penugasan terakhirnya, yang juga membuat kapal induk tersebut menghabiskan waktu di Timur Tengah. Gugus tempur kapal induk itu awalnya berangkat ke Pasifik Barat sebelum diperintahkan pada Januari ke Timur Tengah.
Terdapat tiga Kapal Tempur Pesisir (Littoral Combat Ship)—USS Canberra (LCS-30), USS Tulsa (LCS-16), dan USS Santa Barbara (LCS-32)—di Teluk Persia. Mereka bergabung dengan kapal perusak USS Mitscher (DDG-57) dan USS McFaul (DDG-74).

















































