loading...
Garuda Indonesia mengintensifkan koordinasi dengan otoritas kebandarudaraan Arab Saudi untuk memastikan kelancaran fase pemulangan jamaah haji Indonesia. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Garuda Indonesia mengintensifkan koordinasi dengan otoritas kebandarudaraan Arab Saudi dan berbagai pemangku kepentingan terkait guna memastikan kelancaran fase pemulangan jamaah haji Indonesia. Langkah tersebut dilakukan menyusul adanya penyesuaian operasional di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, yang berdampak pada sejumlah jadwal penerbangan.
"Melalui koordinasi intensif yang terus dilakukan bersama otoritas setempat, Garuda Indonesia memastikan seluruh jamaah pada penerbangan kloter 2 embarkasi Banten (JKB02) telah tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu (3/6) pukul 13.45 WIB," ujar Manajemen Garuda Indonesia dalam keterangan resmi dikutip, Kamis (4/6/2026).
Baca Juga: Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
Penerbangan JKB02 tersebut diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada Selasa (2/6) pukul 22.55 waktu setempat. Garuda Indonesia memastikan proses kepulangan jamaah tetap berjalan sesuai prosedur keselamatan dan standar layanan yang berlaku.
Maskapai pelat merah itu menjelaskan penyesuaian jadwal pada sejumlah penerbangan terjadi akibat tingginya kepadatan aktivitas operasional di Bandara Internasional King Abdulaziz selama periode pemulangan jamaah haji. Kondisi tersebut turut memengaruhi beberapa penerbangan haji Garuda Indonesia.
Selain JKB02, penerbangan yang terdampak meliputi kloter 3 embarkasi Ujung Pandang, kloter 2 embarkasi Medan, kloter 2 embarkasi Yogyakarta, serta dua penerbangan ONH Plus dengan nomor penerbangan GA981 dan GA993. Garuda menyatakan seluruh penerbangan tersebut kini telah diberangkatkan menuju destinasi masing-masing.


















































