Kisah-kisah Menjelang Wafatnya Rasulullah SAW, Isyarat Ajal dan Tegaskan Kepemimpinan Usamah

5 hours ago 27

loading...

Menjelang wafatnya Nabi Muhammad SAW, sejumlah peristiwa penting terjadi, salah satunya muncul tanda-tanda semakin dekatnya ajal Beliau, namun tetap memikirkan umatnya dan memastikan urusan kaum Muslimin berjalan sebagaimana mestinya. Foto ilustrasi/ist

Menjelang wafatnya Nabi Muhammad Shallalahu Alaihi Wassalam, sejumlah peristiwa penting terjadi. Rasulullah Shallalahu Alaihi Wassalam mulai menunjukkan tanda-tanda semakin dekatnya ajal, namun di tengah kondisi tersebut beliau tetap memikirkan umat dan memastikan urusan kaum Muslimin berjalan sebagaimana mestinya.

Salah satu kisah yang dicatat Ibnu Abil Hadid dalam Syarh Nahjil Balaghah menyebutkan, setelah mempersiapkan pasukan untuk menghadapi Romawi di Balqa di bawah pimpinan Usamah bin Zaid, Rasulullah SAW berziarah ke pemakaman Baqi'.

Setibanya di sana, Rasulullah SAW mengucapkan salam kepada para penghuni kubur dan memohonkan ampun bagi mereka. Setelah itu, beliau menyampaikan kepada para sahabat bahwa Malaikat Jibril AS biasanya menyampaikan atau mengulang bacaan Al-Qur'an bersama beliau sekali dalam setahun. Namun pada tahun tersebut, Jibril AS melakukannya dua kali.

Rasulullah SAW kemudian menyampaikan dugaan bahwa hal itu merupakan tanda semakin dekatnya ajal beliau.

Keesokan harinya, Rasulullah SAW disebut menyampaikan khutbah di hadapan para sahabat. Dalam khutbah tersebut, beliau mengingatkan umat agar menyelesaikan berbagai urusan sebelum dirinya meninggalkan mereka.

Baca juga: Surat An-Nasr, Isyarat Dekatnya Wafat Rasulullah SAW

Beliau meminta siapa pun yang masih memiliki titipan agar mengembalikannya, begitu pula orang yang memiliki piutang kepada beliau agar datang sehingga dapat segera diselesaikan.

Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa hubungan seseorang dengan Allah SWT tidak ditentukan oleh keturunan maupun kedudukan, melainkan oleh amal perbuatannya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan manusia di hadapan Allah SWT tidak ditentukan oleh status duniawi, tetapi oleh keimanan dan amal saleh.

Rasulullah SAW Jatuh Sakit

Setelah Haji Wada, Rasulullah SAW mengangkat Usamah bin Zaid bin Haritsah sebagai panglima pasukan Muslim untuk memimpin ekspedisi ke wilayah Syam guna menghadapi Romawi.

Pengangkatan Usamah yang masih berusia muda sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan sebagian sahabat. Pasalnya, masih terdapat sejumlah sahabat senior yang memiliki pengalaman luas dalam peperangan.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |