loading...
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi memperingatkan bahwa perang baru dengan AS akan jadi pelajaran keras bagi Presiden AS Donald Trump. Foto/presstv.ir
TEHERAN - Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi memperingatkan bahwa perang baru dengan Washington akan menjadi pelajaran keras bagi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
“Trump harus tahu bahwa dia akan memasuki konfrontasi yang memberikan pelajaran keras, yang hasilnya akan memastikan bahwa dia tidak lagi meneriakkan ancaman di seluruh dunia,” kata Mousavi pada hari Minggu, sebagaimana dikutip dari TRT World, Senin (16/2/2026).
Dia menambahkan bahwa pernyataan presiden Amerika Serikat, yang mengeklaim sebagai negara adidaya, adalah "ceroboh" dan "tidak pantas untuk seorang presiden".
Jenderal top Iran itu juga meragukan retorika perang Trump, dengan bertanya: "Jika Trump benar-benar berniat untuk berperang, mengapa dia berbicara tentang negosiasi?"
Peringatan Mousavi muncul setelah berbulan-bulan retorika yang meningkat dari Presiden Trump, yang berulang kali mengancam tindakan militer terhadap Iran.
Trump telah mengerahkan pasukan militer AS ke Timur Tengah, termasuk kelompok serang kapal induk USS Abraham Lincoln, meningkatkan kekhawatiran tentang kemungkinan tindakan militer baru.
Para pejabat AS mengatakan pada hari Jumat bahwa Pentagon sedang mengirimkan kapal induk tambahan, USS Gerald R. Ford, ke wilayah tersebut, menambah ribuan pasukan lagi bersama dengan pesawat tempur dan kapal perusak rudal.


















































