loading...
Arab Saudi tembak jatuh drone yang diluncurkan kelompok Houthi Yaman pada Kamis (17/9/2026). Puing-puing drone tersebut jatuh di Taif, tewaskan satu orang dan dua lainnya luka. Foto/SPA
BEIJING - China secara diam-diam telah menekan Iran untuk mengendalikan kelompok Houthi Yaman setelah Arab Saudi mengajukan permohonan kepada Beijing. Upaya China itu diungkap tiga sumber Iran yang mengetahui masalah tersebut.
Riyadh meminta bantuan China setelah Houthi bergerak maju dengan cepat di sepanjang pesisir Laut Merah dan di sekitar Selat Bab el-Mandeb—langkah-langkah yang membuat ekspor minyak dan pelayaran Saudi menjadi lebih rentan.
Baca Juga: Arab Saudi Mulai Kekurangan Rudal untuk Melawan Houthi: Minta Bantuan Prancis, Inggris, hingga Mesir
Sementara itu, pasukan Arab Saudi telah menembak jatuh drone yang diluncurkan kelompok Hothi Yaman pada hari Kamis. Seorang warga Yaman tewas dan dua orang lainnya terluka akibat terkena puing-puing drone tersebut di Taif, Arab Saudi.
Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Arab Saudi, sebagaimana dikutup Saudi Press Agency (SPA), Jumat (18/9/2026), menyatakan bahwa timnya telah merespons serangan drone tersebut, yang juga menyebabkan kerusakan materi pada bangunan sipil dan kendaraan.
Menurut pihak direktorat, dua korban luka merupakan seorang wanita Arab Saudi dan seorang warga Pakistan. Korban asal Pakistan berada dalam kondisi kritis. Pihak direktorat menyatakan bahwa prosedur darurat standar telah diterapkan menyusul insiden tersebut.


















































