loading...
Pengujian tolak panas kaca film SunTek di booth JKIND selama ajang IIMS 2026, menandai babak baru persaingan aksesori otomotif premium di Tanah Air. Foto: JKIND
JIEXPO KEMAYORAN - Di tengah hiruk-pikuk peluncuran mobil-mobil terbaru di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, PT Jaya Kreasi Indonesia (JKIND) secara resmi mengumumkan penunjukannya oleh raksasa material asal Amerika Serikat, Eastman Chemical Company, sebagai distributor tunggal pemegang merek SunTek Window Film di Indonesia.
Langkah ini bukan sekadar penambahan portofolio bisnis, melainkan manuver tajam untuk menguasai segmen pelapis kaca (kaca film) premium di tanah air.
Penunjukan ini dilakukan bertepatan dengan momentum 25 tahun kiprah JKIND di industri aftermarket otomotif Indonesia, rekam jejak yang sebelumnya telah dipercaya oleh berbagai Agen Pemegang Merek (APM) sebagai mitra penyedia kaca film OEM.
Masuknya SunTek secara resmi melalui JKIND merupakan jawaban atas kebutuhan konsumen urban yang semakin kritis terhadap kenyamanan kabin di tengah cuaca tropis yang ekstrem.

"Menjadi pemegang merek SunTek di Indonesia bukan sekadar pencapaian bisnis bagi JKIND, melainkan komitmen kami untuk menghadirkan produk dengan standar kualitas internasional," ujar Denise, Marketing Manager PT Jaya Kreasi Indonesia, di JIExpo Kemayoran.
Produk yang berbasis di Kingsport, Tennessee ini memang cukup provokatif. SunTek menggunakan teknologi keramik yang diklaim mampu menghalau sinar inframerah dan ultraviolet (UV) hingga angka 99 persen.
Angka penolakan panas setinggi ini krusial, bukan hanya untuk kenyamanan penumpang, tetapi juga efisiensi beban kerja pendingin udara (AC) yang pada akhirnya berpengaruh pada konsumsi bahan bakar atau daya baterai pada kendaraan listrik.


















































