Teknologi AIS Jadikan Nelayan sebagai Sensor bagi Kehidupan Laut

20 hours ago 33

loading...

Teknologi AIS Jadikan Nelayan sebagai Sensor. Foto/ Daily

LONDON - Kemajuan teknologi membuka babak baru dalam upaya memahami kehidupan laut dan mengelola sumber daya perikanan global secara lebih efektif.

Jika sebelumnya para ilmuwan mengandalkan metode tradisional yang memakan waktu dan biaya besar untuk melacak populasi ikan di laut, kini mereka beralih ke pendekatan yang lebih inovatif: melacak pergerakan nelayan untuk memahami pergerakan ikan.

Menurut David Kroodsma, Kepala Ilmuwan di organisasi nirlaba Global Fishing Watch, tantangan utama dalam mempelajari populasi ikan adalah habitat mereka yang berada jauh di bawah permukaan laut.

“Berbeda dengan hewan darat yang dapat dipantau menggunakan kamera atau satelit, ikan sulit dideteksi secara langsung.

“Faktor ini menjadikan penentuan lokasi ikan, ukuran populasi, dan pola migrasi sebagai tugas yang rumit; namun, kami telah memperkenalkan metode baru yang memanfaatkan data digital dan kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan gambaran yang lebih jelas mengenai aktivitas penangkapan ikan global,” ujarnya dalam sebuah artikel di abc7news.com.

Ia menambahkan bahwa dengan menggunakan *Automatic Identification System* (AIS)—sebuah transponder yang wajib dipasang pada kapal-kapal besar untuk mencegah tabrakan di laut—organisasi tersebut mengumpulkan miliaran titik data mengenai posisi kapal di seluruh dunia.

Data yang diperoleh tidak hanya membantu memantau aktivitas penangkapan ikan, tetapi juga berpotensi mendeteksi ancaman seperti penangkapan ikan berlebih (*overfishing*). Data dalam jumlah besar ini kemudian dianalisis menggunakan algoritma pembelajaran mesin (*machine learning*) untuk mengidentifikasi jenis dan aktivitas kapal, serta menentukan apakah sebuah kapal sedang aktif menangkap ikan. Ia lebih lanjut mencatat bahwa teknologi AI memungkinkan mereka mengubah data mentah menjadi informasi yang bermakna untuk pemantauan laut.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |