Tantangan Purbaya soal Reformasi Pasar Modal: Kalau Hasilnya Bagus, Datang Minta Insentif

2 hours ago 25

loading...

Menkeu Purbaya menantang, OJK, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan SRO (Self-Regulatory Organization) untuk mensukseskan agenda reformasi pasar modal yang saat ini tengah dijalankan. Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menantang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan SRO (Self-Regulatory Organization) untuk mensukseskan agenda reformasi pasar modal yang saat ini tengah dijalankan.

Purbaya menegaskan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) siap untuk memberikan insentif untuk pasar modal apabila hasil reformasi yang juga dalam tahap penilaian oleh lembaga rating dunia berjalan dengan baik dan membawa hasil memuaskan untuk perkembangan pasar modal.

Baca Juga: Reformasi Pasar Modal, Menko Airlangga Sampaikan Titipan Pesan Prabowo

"Kalau nanti programnya berjalan bagus, boleh nanti datang ke saya minta insentif," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (27/4/2026).

OJK telah menetapkan delapan rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal. Langkah ini bertujuan meningkatkan kepercayaan investor serta menyelaraskan praktik pasar dengan standar global.

Baca Juga: OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Begini Detailnya

Sejumlah kebijakan yang telah diimplementasikan antara lain peningkatan batas minimum free float perusahaan tercatat, transparansi klasifikasi investor yang lebih rinci, serta penguatan keterbukaan informasi kepemilikan saham.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan pihak MSCI (Morgan Stanley Capital International) dan sejumlah lembaga rating internasional di Amerika Serikat untuk menjelaskan sejumlah agenda reformasi integritas pasar modal.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |