Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini

4 hours ago 28

loading...

Kepala Angkatan Udara Jerman Letnan Jenderal Holger Neumann ancam luncurkan serangan dahsyat terhadap Rusia jika Moskow menyerang NATO. Foto/The Telegraph/Heathcliff OMalley

BERLIN - Kepala Angkatan Udara (Luftwaffe) Jerman, Letnan Jenderal Holger Neumann, mengancam akan melancarkan serangan dahsyat terhadap Rusia jika Moskow menyerang NATO.

"Jerman siap bertempur malam ini melawan Rusia dan akan mempertahankan setiap inci wilayah NATO," katanya dalam sebuah wawancara dengan The Telegraph.

Baca Juga: Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia

Sebagai peringatan lebih lanjut kepada Moskow, dia menekankan bahwa tidak ada zona keamanan yang berbeda di NATO, yang berarti serangan terhadap Estonia akan memerlukan respons yang sama seperti serangan udara terhadap London.

Neumann mengatakan Semenanjung Kola di barat laut Rusia, Kaliningrad, dan Laut Hitam akan menderita akibat serangan NATO jika terpaksa membela diri.

Komentar kepala Luftwaffe ini termasuk yang terkuat dari seorang pemimpin militer Jerman dalam beberapa tahun terakhir, dan mencerminkan pergeseran mendasar di Berlin menuju persenjataan kembali dan peran yang lebih besar dalam keamanan Eropa.

Saat Inggris berjuang untuk membangun kembali militernya—dan terguncang akibat pengunduran diri John Healey sebagai Menteri Pertahanan dan Al Carns sebagai Menteri Angkatan Bersenjata—Neumann menjanjikan dukungan pertahanan udara Jerman melalui NATO, jika London memintanya.

Neumann mengawasi upaya persenjataan kembali di Angkatan Udara Jerman, sebagai bagian dari impian Kanselir Friedrich Merz untuk membangun "tentara konvensional terkuat" di Eropa.

Dia memuji paket pendanaan miliaran euro pemerintah Merz atas rencana untuk meningkatkan persediaan sistem pertahanan udara secara besar-besaran, termasuk sistem rudal Patriot, Iris-T, dan Arrow 3.

Yang terpenting, dia ingin menghilangkan kekhawatiran bahwa Jerman akan enggan melawan Rusia jika Moskow menyerang anggota NATO yang lebih kecil di sayap timur.

Berbicara kepada The Telegraph di Markas Besar Komando Luftwaffe di Spandau dekat Berlin, jenderal 57 tahun itu mengatakan: “Jika terjadi konflik, semoga tidak pernah, tetapi jika terjadi, kami akan mempertahankan setiap inci wilayah kami. Saya pikir ini adalah pesan penting, terutama untuk wilayah Arktik dan sekutu Baltik kami."

“Harus jelas, tidak ada zona keamanan yang berbeda, bahwa NATO adalah NATO, hingga inci terakhir. Saya pikir kita harus melakukan upaya yang sangat kuat untuk, dalam hal keamanan, mengawasi dan, jika diperlukan, bertindak di sepanjang wilayah tertentu," paparnya, yang dilansir Selasa (16/6/2026).

Neumann secara khusus mengisyaratkan target-target vital Rusia seperti Kaliningrad, eksklave strategis Rusia yang dikelilingi oleh anggota NATO; St. Petersburg, yang menjadi tuan rumah aset Angkatan Laut utama; Semenanjung Kola, tempat Moskow menimbun senjata nuklir, dan Laut Hitam—rumah bagi armada Laut Hitamnya yang berharga.

Kepala Luftwaffe tersebut membahas perdebatan yang semakin tegang di Eropa tentang apakah mereka siap berperang dengan Rusia untuk membela sekutu-sekutu kecil di sayap timur NATO.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |