Studi Ungkap Lingkar Paha Berkaitan dengan Risiko Penyakit Jantung

3 hours ago 22

loading...

Semakin bsar lingkar paha, makin besar pula risiko terhadap penyakit jantung. Foto: Nutritioneering

JAKARTA - Lingkar paha ternyata bisa berkaitan dengan risiko penyakit jantung . Penelitian menunjukkan, setiap kenaikan 1 cm lingkar paha dapat dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung sebesar 5–6 persen. Namun, yang dimaksud bukan sekadar ukuran paha, melainkan lingkar paha yang mencerminkan massa otot.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata dalam unggahan di akun instagramnya mengungkapkan sebuah penelitian berjudul “Thigh Circumference and Risk of All-Cause, Cardiovascular and Cerebrovascular Mortality: A Cohort Study”.

Penelitian tersebut mengemukakan bahwa ukuran lingkar paha ternyata memiliki pengaruh terhadap penyakit jantung. dr. Adam mengatakan, dari penelitian itu terungkap bahwa kenaikan ukuran lingkar paha sebanyak satu centimeter bisa menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung. Besaran resikonya sendiri berada di angka lima sampai enam persen lebih rendah.

Baca Juga : 4 Kebiasaan Buruk Gen Z Pemicu Penyakit Jantung, Jangan Anggap Sepele!

“Lingkar paha adalah simbol kesehatan! Setiap kenaikan 1 cm lingkar paha menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 5-6% lebih rendah,” kata dr. Adam, diikutip Rabu (19/8/2026).

Ia menjelaskan, dari terungkap hal di atas maka seseorang dengan lingkar paha dibawah 55 - 60 centimeter memiliki risiko kematian dini akibat penyakit jantung lebih tinggi. “Orang dengan lingkar paha kecil (di bawah 55-60 cm) memiliki risiko kematian dini akibat penyakit jantung yang lebih tinggi,” jelas dia.

Namun, lingkar paha dalam konteks ini bukanlah hanya sekedar lingkar paha biasa. Tetapi lingkar paha dengan otot yang terbentuk dan berisi di dalamnya, bukan lemak atau sekedar daging semata.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |