Selama Ramadan 2026, Sekolah Diminta Tidak Membebani Murid dengan PR Berlebihan

18 hours ago 32

loading...

Pemerintah mengimbau sekolah agar tidak memberikan PR atau proyek berlebihan kepada murid selama bulan Ramadan. Foto/BKHM.

JAKARTA - Pemerintah mengimbau sekolah agar tidak memberikan Pekerjaan Rumah (PR) atau proyek berlebihan kepada murid selama bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Berikut penjelasannya.

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bersama yang ditandatangani Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri mengenai pembelajaran selama Ramadan yang ditandatangani 13 Februari 2026.

Baca juga: Hari Pertama Puasa 2026 Siswa Masuk Sekolah? Ini Jadwal Pembelajaran Resmi Pemerintah

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa kegiatan pembelajaran secara mandiri selama bulan Ramadan diharapkan tidak membebani murid dengan Pekerjaan Rumah (PR) atau proyek yang berlebihan, terutama yang menuntut biaya tambahan besar atau kewajiban penggunaan gawai dan internet secara intensif.

Apabila satuan pendidikan memberikan penugasan, diharapkan penugasan tersebut sederhana, menyenangkan, dapat dikerjakan bersama keluarga, dan tidak menimbulkan beban Iinansial bagi orang tua. Luaran yang diberikan dapat dalam bentuk jurnal atau buku saku Ramadan dengan tetap mengurangi penggunaan internet.

Baca juga: Resmi, Ini Jadwal Masuk Sekolah dan Libur selama Ramadan 2026

Jadwal pembelajaran selama Ramadan 2026

Berdasarkan surat edaran tersebut, kegiatan pembelajaran diatur sebagai berikut:

Pada 18, 19, 20, dan 21 Februari 2026, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah, madrasah, atau satuan pendidikan.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |