loading...
Perkumpulan Usaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara) berkomitmen melahirkan industri AMDK yang berdaya saing tinggi. Foto/istimewa
JAKARTA - Perkumpulan Usaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara) berkomitmen melahirkan industri Air Minum Dalam Kemasan ( AMDK ) yang berdaya saing tinggi. Sekaligus memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Hal itu terungkap dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu. Forum strategis ini dilakukan untuk memperkuat kolaborasi dan merumuskan arah kebijakan organisasi dalam mendorong pertumbuhan industri AMDK yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Ketua Umum Amdatara Karyanto Wibowo menyatakan dalam satu setengah bulan berdiri, Amdatara sudah melakukan dialog dengan berbagai pemangku kepentingan terkait yang strategis seperti Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Alhamdulillah kita mendapat dukungan dari Pemerintah selaku mitra strategis kami,” ujar Karyanto di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Baca juga: Komunikasi Merek AMDK Harus Eksplisit soal Air dari Akuifer Terlindungi
Selain itu, Amdatara juga sudah memperkuat jaringan DPD sebagai bagian dari struktur organisasi DPW. Menurutnya, ini sangat penting untuk memberikan layanan ke anggota untuk menjalani kolaborasi dengan pemerintah daerah “Karena sebagian besar perusahaan AMDK berada di daerah sehingga memang sangat penting bagi kita untuk memperkuat jaringan kita di daerah,” ucapnya.
Sebagai perkumpulan baru, Amdatara akan memperkuat dua hal. Pertama adalah melakukan strategi komunikasi melalui media sosial termasuk melakukan kolaborasi offline. Langkah kedua, Amdatara akan memperkuat sekretariat.


















































