Purbaya Bawa Kabar Gembira dari Washington: S&P Pertahankan Rating RI Tetap Triple B

10 hours ago 35

loading...

Menkeu Purbaya menyatakan, bahwa Standard & Poors (S&P) memberikan konfirmasi bahwa rating RI tetap triple B dengan Outlook yang tetap stabil. Foto/Dok

WASHINGTON - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan kabar menggembirakan usai pertemuannya dengan lembaga rating Standard & Poor's (S&P) pada Selasa (14/4) di Washington DC, Amerika Serikat (AS). Purbaya menyatakan, bahwa Standard & Poor's (S&P) memberikan konfirmasi bahwa rating RI tetap triple B dengan Outlook yang tetap stabil.

Diketahui rating Triple B (BBB) adalah kategori "Investment Grade" ( layak investasi ) yang menunjukkan tingkat risiko gagal bayar (default) yang relatif rendah. Baca Juga: Fitch Pangkas Outlook Utang RI ke Negatif, Soroti Kondisi Fiskal

"Mereka (S&P) menanyakan cukup detail kondisi fiskal kita termasuk defisit tahun ini dan tahun lalu utamanya mereka ingin melihat apakah kita konsisten menjaga di bawah 3 persen dari PDB. Saya bilang kita konsisten dengan kebijakan itu, Presiden Prabowo telah memberikan arahan bahwa defisit kita dijaga di bawah 3 persen," kata Menkeu Purbaya.

Menurut Purbaya ada consern sedikit rasio pembayaran utang terhadap pendapatan atau pajak, namun ia dan jajaran tim Kementrian Keuangan RI meyakinkan S&P bahwa hal itu bisa dikendalikan kedepan dan belum pada level yang membahayakan
sesuai kondisi perbaikan pengumpulan pajak dan cukai.

"Saya sampaikan ke mereka kita sudah restrukturisasi organisasi Pajak dan Cukai supaya performnya lebih baik. Dan ketika kita beritahu bahwa dua bulan tahun ini pertumbuhan pajak 30 persen dan bulan Januari-Maret dibanding tahun lalu tumbuh 20 persen mereka sepetinya cukup puas," ungkapnya.

"Dan beritanya agak menyenangkan buat saya bahwa S&P memberikan konfirmasi bahwa rating kita tetap triple B dengan outlook yang tetap stabil," kata Purbaya.

Sementara respons lembaga pemeringkat rating internasional itu terhadap defisit RI yang di bawah 3 persen, Purbaya menjelaskan intinya S&P menilai pertumbuhan ekonomi RI membaik di triwulan ke IV dibanding sebelumnya. Selain itu indikator awalnya menurut Purbaya, S&P melihat semua aktivitas makro dan mikro ekonomi RI dibawah pemerintahan Presiden Prabowo sudah membaik.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |