Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?

8 hours ago 39

loading...

Dari layar, audio, baterai, hingga ukuran pelek. Jetour T1 i-DM ternyata jauh lebih berbeda dari yang terlihat. Foto: Jetour Indonesia

JAKARTA - Jetour membuat pilihan menjadi lebih sulit. SUV barunya, T1, hadir dalam dua versi sekaligus. Bentuknya sama. Fitur dasarnya mirip. Bahkan dimensinya identik.

Tapi harga keduanya terpaut jauh: Rp150 juta.

Jetour T1 bermesin bensin dijual Rp408 juta. Sedangkan T1 i-DM Plug-in Hybrid dibanderol Rp558 juta.

Untuk 1.000 pembeli pertama ada potongan Rp20 juta. Artinya harga promosi menjadi Rp388 juta untuk versi bensin dan Rp538 juta untuk i-DM.
Pertanyaannya: ke mana larinya selisih Rp150 juta itu?

Ternyata bukan hanya ke baterai. Banyak sekali.

Wajah Sama, Isi Berbeda

 ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?

Dari luar, hampir tidak ada yang bisa membedakan keduanya. Keduanya memakai Horizon Light Bar Grille, lampu kabut dengan Cornering Light Function, serta kaca Double-Layer Acoustic Glass di baris pertama dan kedua. Kaca itu mampu menolak sinar UV hingga 99 persen.

Desainnya pun sama-sama mengantongi penghargaan Red Dot Design Award 2024. Sasisnya juga identik. Konstruksi monokok dengan 80 persen baja berkekuatan tinggi.

Dimensinya sama persis:

Panjang 4.705 mm.
Lebar 1.967 mm.
Tinggi 1.843 mm.
Wheelbase 2.800 mm.
Lebar pijakan roda depan 1.690 mm.
Belakang 1.700 mm.
Approach angle 28 derajat.

Kalau hanya melihat sekilas, sulit membedakan mana T1 bensin dan mana T1 i-DM.

Perbedaannya baru terlihat di bawah. Versi bensin memiliki ground clearance 200 mm.

Versi i-DM 190 mm. Sebaliknya, departure angle i-DM justru lebih baik. Mencapai 33 derajat. Sedangkan versi bensin 29 derajat.

Peleknya juga berbeda. T1 bensin memakai velg 18 inci dengan ban 235/65 R18. T1 i-DM menggunakan velg 19 inci dengan ban 235/60 R19 plus teknologi Run Flat Tire.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |