IPB University Siap Gelar UTBK SNBT 2026, Sediakan Sistem Anti-Kecurangan Ketat

9 hours ago 40

loading...

IPB University siapkan 945 komputer dalam penyelenggaraan UTBK-SNBT 2026.Foto/UPNVJ.

JAKARTA - Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof Deni Noviana menyampaikan kesiapan IPB University dalam penyelenggaraan Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes ( UTBK-SNBT ) 2026.

“Sebagai salah satu Pusat UTBK 2026, IPB University saat ini berada dalam kondisi sangat siap. Dari sisi infrastruktur, IPB menyiapkan sebanyak 945 komputer untuk setiap sesi ujian, sehingga dalam satu hari, kami mampu mengakomodasi hingga 1.890 peserta per hari,” ujarnya.

Pelaksanaan UTBK 2026 di IPB University akan berlangsung di Kampus Sekolah Vokasi Cilibende dan Kampus Dramaga, yang keduanya telah disiapkan secara optimal. Persiapan fasilitas umum seperti area parkir, sirkulasi kendaraan, serta koordinasi lintas unit dan pihak-pihak terkait juga telah dilakukan secara menyeluruh guna memastikan kelancaran pelaksanaan ujian.

Mitigasi Kecurangan

Dalam upaya mencegah kecurangan, Prof Deni menegaskan, “Pencegahan kecurangan menjadi prioritas yang kami tangani secara serius. IPB secara konsisten berkoordinasi dengan Panitia Pusat SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru) dan menjalankan seluruh prosedur pengawasan sesuai POB (prosedur operasional baku) yang ditetapkan secara nasional.”

Prosedur tersebut mencakup pemeriksaan peserta sebelum memasuki ruang ujian, pengawasan selama ujian berlangsung, hingga penanganan insiden jika terjadi indikasi kecurangan. Selain itu, pengawas yang bertugas juga dibekali pemahaman dan kepekaan terhadap segala modus kecurangan.

Untuk mengantisipasi kendala teknis, IPB University juga menyiapkan berbagai langkah strategis. Dari sisi kelistrikan, tersedia genset cadangan yang siap beroperasi secara otomatis apabila pasokan listrik PLN mengalami gangguan. IPB University juga menyediakan komputer cadangan yang dapat langsung digunakan jika terjadi kerusakan perangkat pada saat ujian berlangsung.

“Semua persiapan teknis ini dilakukan dengan pendekatan yang terstruktur agar setiap kendala dapat ditangani dengan cepat dan tidak mengganggu pengalaman peserta dalam mengikuti ujian,” tambahnya.

(nnz)

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |