loading...
Indonesia telah memenangkan bidding untuk hotel dan lahan di Makkah, Arab Saudi untuk pembangunan Komplkes Haji. Foto/SindoNews
JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan Indonesia telah memenangkan bidding untuk hotel dan lahan di Makkah , Arab Saudi. Hotel dan lahan tersebut merupakan bagian dari pembangunan Kompleks Haji Indonesia di Tanah Suci.
“Jadi kan ada yang bentuknya hotel yang sudah jadi dan kemudian itu kita beli, yang tahun ini insyaallah sudah bisa kita pergunakan, akan menampung sementara ya, sementara kurang lebih akan menampung di kisaran 24.000 sampai 25.000 jemaah. Selain itu ada tanah yang di situlah nanti akan kita bangun Kompleks Haji kita itu,” kata Prasetyo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
Prasetyo mengatakan, Pemerintah Arab Saudi memberikan privilige kepada Pemerintah Indonesia untuk memilih lokasi lahan yang strategis.
Baca juga: Kampung Haji Indonesia di Mekkah Masuk Tahap Perencanaan Teknis
“Bapak Presiden sudah memutuskan memilih satu lokasi yang jaraknya kurang lebih hanya 500 meter dari Masjidilharam. Kalau saya tidak salah yang nomor 3,” ujar dia.
“Itu untuk jadi apanya? Nanti kita akan bangun Kompleks Hajinya itu. Jadi yang ada hotel, ada mal, dan lain-lain itu ya? Iya, kita berharap juga ada klinik di situ,” sambung dia.
Prasetyo juga berharap, ada food court sehingga jemaah haji Indonesia bisa memiliki tempat yang representatif dan nyaman dalam menunjang ibadah. Tidak hanya untuk haji melainkan juga untuk umrah. “Jemaah umrah kita hampir mencapai 1,8 juta dalam satu tahun. Ini sebuah potensi yang cukup besar,” jelas dia.
(cip)


















































