Rismon Sianipar Punya Temuan Baru soal Ijazah Jokowi, Bisa Berbeda dari Jokowis White Paper

4 hours ago 21

loading...

Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar mengklaim memiliki temuan baru terkait kasus tudingan ijazah palsu Jokowi. Temuan tersebut telah disampaikan ke penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA - Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar mengklaim memiliki temuan baru terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Temuan tersebut telah disampaikan ke penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Saya ke sini di samping wajib lapor, ingin mengupdate karena penelitian itu bersifat on going dan tidak final. Maka saya mengupdate hal-hal yang sangat vital dan penting kepada penyidik terkait temuan-temuan saya yang baru,” ujar Rismon di Polda Metro Jaya, Rabu (11/3/2026).

Baca juga: Kasus Ijazah Jokowi, Polda Metro Jaya Sebut Rismon Sianipar Ajukan Restorative Justice

Meski begitu, Rismon tidak mengungkapkan secara rinci temuannya ketika ditanya lebih lanjut. Dia hanya menjelaskan bahwa temuannya berkaitan dengan tiga variabel dalam pengolahan citra digital.

Tiga variabel tersebut meliputi translasi, rotasi, dan pencahayaan. “Temuan baru saya terkait tiga variabel dalam pengolahan citra digital yakni translasi, rotasi, maupun pencahayaan, itu ada temuan-temuan baru. Nah, itu saya ungkapkan kepada penyidik,” ungkapnya.

Kemungkinan temuan tersebut bisa berkebalikan dengan kesimpulan yang dia tulis dalam buku Jokowi’s White Paper. “Temuan saya bisa jadi berkebalikan dengan simpulan-simpulan yang saya sebut dalam Jokowi's White Paper,” katanya.

Dia juga menegaskan meski buku Jokowi’s White Paper disusun bersama Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma, masing-masing memiliki ruang kerja penelitian yang berbeda.

“Di dalam kerja-kerja penelitian itu kami berbeda dan independen. Saya tidak dipengaruhi oleh Pak Roy Suryo maupun tidak dipengaruhi oleh Ibu Tifa,” ujar Rismon.

(jon)

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |