loading...
Pengunjung ramai memadati Festival Sakura di Fujiyoshida, Jepang. Foto: The Independent
FUJIYOSHIDA - Festival bunga sakura Jepang di dekat Gunung Fuji telah dibatalkan setelah para pejabat mengungkapkan adanya peningkatan perilaku wisatawan yang tak tertib.Pihak berwenang membatalkan festival bunga sakura Taman Arakurayama Sengen dekat Gunung Fuji karena turis menerobos masuk, membuang sampah sembarangan, dan 'buang air besar di halaman pribadi'.
Dikutip Guardian, para pejabat di kota Fujiyoshida, Jepang tengah, mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi menyelenggarakan festival bunga sakura Taman Arakurayama Sengen tahun ini. Acara yang berlangsung selama beberapa minggu ini telah diadakan selama dekade terakhir dan menarik sekitar 200.000 wisatawan setiap tahunnya.
Baca Juga : Tak Hanya Jepang, Ini 5 Surga Sakura Asia Paling Menawan
Menanggapi pembatalan tersebut, Walikota Fujiyoshida, Shigeru Horiuchi, mengatakan: “Di balik pemandangan indah (Gunung Fuji) terdapat kenyataan bahwa kehidupan tenang warga terancam. Kami merasakan krisis yang kuat.
“Untuk melindungi martabat dan lingkungan hidup warga kami, kami telah memutuskan untuk mengakhiri festival yang telah berlangsung selama 10 tahun ini,” tambahnya dalam pernyataannya.
Pihak berwenang menyebutkan insiden berulang perilaku mengganggu dari wisatawan di kota tersebut, yang terletak di sebelah barat Tokyo. Selain membuka pintu rumah pribadi tanpa izin untuk menggunakan toilet, para pejabat melaporkan para turis jugamembuang sampah sembarangan. Para wisatawan juga buang air besar di halaman pribadi dan membuat keributan ketika ditegur warga.
Baca Juga : Liburan Makin Praktis, Wisatawan Indonesia Bisa Pakai QRIS di Korea Selatan Mulai April


















































