BNPB Lanjutkan Operasi Pemadaman Karhutla hingga Musim Hujan Datang

9 hours ago 34

loading...

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkomitmen terus melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla hingga musim hujan datang. Foto/Dok BNPB

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) berkomitmen terus melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla hingga musim hujan datang. Menurut perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ), musim hujan akan tiba pada Oktober 2026.

"Kami masih terus bekerja berjibaku paling tidak sampai musim hujan alami turun," kata Kepala BNPB Suharyanto dalam rapat daring bersama Presiden RI Prabowo Subianto, dikutip Selasa (8/9/2026).

Suharyanto menjelaskan, operasi pemadaman selama ini dilaksanakan baik oleh Satgas Darat maupun Satgas Udara. Ia berharap operasi modifikasi cuaca (OMC) yang telah beberapa kali dilakukan juga bisa segera mendatangkan hujan di titik-titik api. "Mudah-mudahan operasi modifikasi cuaca ini juga bisa segera mendatangkan hujan," ucapnya.

Baca Juga: Polda Riau Kini Tangani 45 Kasus Karhutla, 49 Orang Jadi Tersangka

Pada kesempatan itu, Suharyanto pun menjelaskan 98 persen kebakaran lahan gambut di enam provinsi prioritas sudah padam. Menurut catatan BNPB, total luas lahan terbakar di Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dan Jambi seluas 72.009,10 hektare. Sekitar 939,45 hektare belum padam.

"Ini kami padamkan dengan operasi darat dan operasi udara. Apakah 939,45 ini setelah dipadamkan hari ini, besok berkurang? Mudah-mudahan berkurang, Bapak Presiden," ujar Suharyanto.

Suharyanto menambahkan, "Tapi kadang-kadang juga tidak berkurang signifikan, karena hari ini juga ditemukan titik kebakaran yang baru. Atau kebakaran yang lama yang sudah dipadamkan, yang sudah dilaporkan padam, tiba-tiba hidup kembali."

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |