loading...
Sumber-sumber intelijen AS akui hanya sepertiga rudal Iran yang hancur sejak perang dimulai. Tapi Presiden Donald Trump klaim 99 persen rudal Iran telah dihancurkan. Foto/SANA
WASHINGTON - Lima sumber intelijen Amerika Serikat (AS) mengukap kepada Reuters bahwa hanya sekitar sepertiga dari persediaan rudal Iran yang telah dihancurkan selama perang berlangsung.
Penilaian intelijen tersebut sangat kontras dengan pernyataan Presiden Donald Trump pada hari Kamis, di mana dia mengeklaim Iran hanya memiliki sejumlah kecil rudal yang tersisa. Selama pertemuan pemerintah pada hari Kamis, Trump mengatakan 99 persen rudal Iran telah dihancurkan.
Baca Juga: Iran Bombardir Pangkalan Arab Saudi, 12 Tentara AS Terluka dan Pesawat Rusak
"Masalah dengan selat ini adalah: katakanlah kita melakukan pekerjaan yang hebat. Kita katakan kita telah menghancurkan 99 persen [rudalnya]. 1 persen tidak dapat diterima, karena 1 persen adalah rudal yang masuk ke lambung kapal yang harganya satu miliar dolar," kata Trump, yang disiarkan televisi AS.
Salah satu sumber intelijen mengatakan informasinya serupa untuk kemampuan drone Iran, menambahkan bahwa ada beberapa tingkat kepastian tentang sepertiga yang telah dihancurkan.
Penilaian tersebut, yang belum pernah dilaporkan sebelumnya, menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar rudal Iran telah hancur atau tidak dapat diakses, Teheran masih memiliki persediaan rudal yang signifikan dan mungkin dapat memulihkan beberapa rudal yang terkubur atau rusak setelah pertempuran berhenti.
Ketika dimintai komentar terkait pengakuan komunitas intelijen tersebut, seorang pejabat Pentagon mengatakan serangan rudal dan drone Iran telah menurun sekitar 90% sejak awal perang.

















































