Pahlawan Cape Verde di Piala Dunia 2026 Menangis, Ibunya Ditolak Masuk Amerika Serikat

3 hours ago 23

loading...

Pahlawan Cape Verde di Piala Dunia 2026 Menangis, Ibunya Ditolak Masuk Amerika Serikat

ATLANTA - Kiper veteran Timnas Cape Verde, Vozinha, menjadi sorotan usai tampil gemilang saat menahan imbang Spanyol 0-0 pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026 . Penjaga gawang berusia 40 tahun itu mencatat delapan penyelamatan penting dan dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan (Man of the Match), membantu negaranya meraih hasil bersejarah dalam debut mereka di putaran final Piala Dunia.

Di balik penampilan heroiknya, tersimpan kisah mengharukan. Vozinha mengungkapkan bahwa ibunya tidak bisa hadir di Stadion Atlanta untuk menyaksikan momen terbesar dalam kariernya. Masalah visa dan biaya perjalanan membuat sang ibu gagal mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat tepat waktu sebelum turnamen dimulai.

Baca Juga: 5 Fakta Timnas Spanyol Mandul Lawan Cape Verde di Piala Dunia 2026

Usai pertandingan, emosi Vozinha tak terbendung. Ia mengaku menangis bukan hanya karena bangga membawa Cape Verde mencuri poin dari salah satu favorit juara dunia, tetapi juga karena teringat keluarganya. Kiper yang kini membela klub Portugal, Chaves, itu juga mengenang kakek dan neneknya yang telah meninggal dunia dan tidak sempat melihat dirinya tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.

Keberhasilan Cape Verde menahan Spanyol menjadi salah satu kejutan terbesar pada pekan pertama Piala Dunia 2026. La Roja melepaskan lebih dari 20 tembakan sepanjang pertandingan, namun seluruh upaya mereka mampu digagalkan oleh ketangguhan Vozinha. Hasil tersebut langsung memicu euforia di negara kepulauan berpenduduk sekitar 530 ribu jiwa itu.

Kisah ibu Vozinha yang gagal hadir juga kembali menyoroti persoalan visa yang mewarnai penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Sejumlah pemain, ofisial, hingga perangkat pertandingan dari berbagai negara dilaporkan mengalami kendala serupa menjelang turnamen. Di tengah berbagai hambatan tersebut, Vozinha tetap menciptakan malam yang tak terlupakan dengan mengukir salah satu penampilan terbaik dalam sejarah sepak bola Cape Verde.

(sto)

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |