ASDP Menjaga Layanan Penyeberangan Nasional Terkelola Optimal dalam Arus Mudik dan Balik Lebaran

4 hours ago 22

loading...

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan layanan transportasi yang tidak hanya andal, tetapi juga adaptif dan terkelola optimal, khususnya di 15 lintasan pantauan nasional. Foto/Dok

JAKARTA - Mudik Lebaran bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan denyut besar mobilitas nasional yang mempertemukan jutaan cerita, harapan, dan kerinduan dalam satu momentum. Tahun ini, lonjakan pergerakan kembali terjadi dengan intensitas yang lebih tinggi, namun tetap mampu dikelola secara optimal melalui kesiapan sistem dan kolaborasi lintas sektor yang solid.

Momentum peningkatan ini turut disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi yang menyebut moda penyeberangan telah melayani sebanyak 5,52 juta penumpang atau naik 15,32% dibandingkan tahun sebelumnya. Menjawab tantangan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan layanan transportasi yang tidak hanya andal, tetapi juga adaptif dan terkelola optimal, khususnya di 15 lintasan pantauan nasional.

Baca Juga: Mengurai Antrean Pelabuhan Gilimanuk, ASDP Kerahkan Kapal Tambahan

Adapun ragam lintasan tersebut merupakan lintas vital dengan mobilitas tinggi, diantaranya Merak – Bakauheni, Ciwandan – Wika Beton, Bojonegara – Muara Pilu, Ketapang – Gilimanuk, Padangbai – Lembar, Jangkar – Lembar, Kayangan – Pototano, Kariangau – Penajam, Bajoe – Kolaka, Hunimua – Waipirit, Bira – Pamatata, Bolok – Rote, Bitung – Ternate, Ajibata – Ambarita, Telaga Punggur – Tanjung Uban, Tanjung Api-Api – Tanjung Kalian, serta Nias – Sibo.

Secara kumulatif sejak H-8 hingga H+8 pukul 06.00 WIB, total penumpang di 15 lintasan pantauan nasional mencapai 4.722.213 orang atau naik 6,6% dibandingkan tahun lalu sebanyak 4.430.006 orang. Sementara total kendaraan tercatat 1.215.273 unit atau meningkat 8% dibandingkan 1.125.178 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menyampaikan bahwa di tengah peningkatan signifikan tersebut, layanan penyeberangan tetap mampu beroperasi secara optimal. Hal ini tercermin dari kelancaran arus layanan yang terjaga serta distribusi trafik yang semakin merata di berbagai lintasan, termasuk pada periode puncak arus mudik dan balik.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |