74 Orang Meninggal Akibat Banjir-Longsor di Agam Sumbar

19 hours ago 32

loading...

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 74 orang meninggal dunia di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, akibat bencana cuaca ekstrem. Foto/BNPB

PADANG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 74 orang meninggal dunia di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, akibat bencana cuaca ekstrem. Operasi pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan tim gabungan hingga hari ini, Sabtu (29/11/2025).

“Berdasarkan data BPBD Kabupaten Agam, jumlah korban meninggal dunia per 28 November 2025, pukul 20.00 WIB sebanyak 74 orang yang tersebar di 5 kecamatan. Di Kecamatan Palembayan, sebanyak 27 orang meninggal dunia,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan persnya.

Dari jumlah tersebut, kata dia, 21 orang sudah teridentifikasi nama korban, sedangkan 6 lain masih dalam proses identifikasi. Sementara itu, korban lain teridentifikasi di wilayah Kecamatan Palembayan dari Kampung Tangah korban meninggal yang teridentifikasi sebanyak 7 orang, Kampung Tanggah Timur 9 orang, dan Subarang Ala 17 orang.

Baca juga: 300 Korban Masih Tertimbun Longsor di Salareh Aia Agam, Akses Jalan Lumpuh

“Di kecamatan lain, dengan rincian Kecamatan Malalak 10 orang, Tanjung Raya 2 orang, Palupuh 1 orang dan Matur 1 orang. Korban meninggal dunia di wilayah tersebut sudah teridentifikasi nama oleh petugas,” tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Agam merilis 78 orang lainnya masih belum ditemukan. “Jumlah korban hilang di Kecamatan Palembayan sebanyak 69 orang, sedang di Kecamatan Malalak 7 orang dan Tanjung Raya 2 orang,” pungkasnya.

(rca)

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |