Trump Damprat Netanyahu: 'Kau Benar-benar Gila, Kau Sudah Dipenjara Kalau Bukan karena Aku'

15 hours ago 38

loading...

Presiden AS Donald Trump dilaporkan mencaci maki PM Israel Benjamin Netanyahu dalam panggilan telepon. Trump marah atas rencana Israel menginvasi Beirut, Lebanon. Foto/Waterford Whispers News

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah mendamprat Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu selama percakapan telepon yang panas terkait eskalasi Israel di Lebanon. Trump marah karena invasi Zionis di Lebanon telah membahayakan nasib perundingan damai Amerika dengan Iran.

Mengutip laporan daro Axios, Selasa (2/6/2026), Presiden Amerika menyebut Netanyahu sosok yang "benar-benar gila" dan menuduhnya orang yang tidak tahu berterima kasih.

Baca Juga: Marah, Iran Stop Negosiasi dengan AS dan Ancam Blokir Total Selat Hormuz

Mengutip pejabat AS dan sumber ketiga yang diberi informasi tentang percakapan telepon tersebut, media Amerika itu melaporkan bahwa Trump juga telah menghentikan rencana Israel untuk menyerang Ibu Kota Lebanon, Beirut.

Trump, lanjut laporan itu, mengatakan kepada Netanyahu bahwa ancaman Israel untuk mengebom Ibu Kota Lebanon akan semakin mengisolasi Israel di seluruh dunia.

Trump juga mengeklaim bahwa dia telah membantu menjaga Netanyahu agar tidak dipenjara—merujuk pada dukungannya selama persidangan kasus korupsi pemimpin rezim Zionis Israel tersebut.

"Kau benar-benar gila. Kau pasti sudah dipenjara kalau bukan karena aku. Aku menyelamatkanmu. Semua orang membencimu sekarang. Semua orang membenci Israel karena ini," kesal Trump kepada Netanyahu, menurut laporan Axios.

Pada satu titik, seorang sumber mengatakan Trump marah besar kepada Netanyahu dan bertanya kepadanya, "Apa yang kau lakukan?"

Sebelum panggilan telepon tersebut, Trump dilaporkan mengetahui bahwa Hizbullah, kelompok milisi pro-Iran yang beroperasi di Lebanon, telah menembaki Israel dan menganggap Tel Aviv perlu membela diri.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |