Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026

7 hours ago 36

loading...

Sebelum Piala Dunia 2026 bergulir, banyak pihak meragukan kesuksesan turnamen dengan format baru yang diperluas di Amerika Utara / Foto: Euronews

JAKARTA - Sebelum Piala Dunia 2026 bergulir, banyak pihak meragukan kesuksesan turnamen dengan format baru yang diperluas di Amerika Utara. Kekhawatiran muncul karena sebagian besar kota tuan rumah di Amerika Serikat tidak memiliki tradisi kuat dalam sepak bola internasional, ditambah kebijakan visa AS yang dinilai cukup ketat bagi sejumlah negara peserta.

Namun, keraguan tersebut perlahan sirna. Piala Dunia 2026 justru menghadirkan antusiasme luar biasa dari para penggemar dan berpotensi menjadi edisi dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang sejarah.

Stadion-stadion NFL di Amerika Serikat yang sempat dipandang sebagai potensi kelemahan kini menjelma menjadi kekuatan utama turnamen. Hampir seluruh pertandingan pada pekan pembukaan dimainkan di hadapan stadion yang dipenuhi suporter.

Baca Juga: Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut

Menurut data FIFA, enam hari pertama turnamen telah menarik sekitar 1,3 juta penonton dengan rata-rata kehadiran mencapai 65.483 orang per pertandingan. Angka tersebut menempatkan Piala Dunia 2026 di jalur yang tepat untuk melampaui rekor kehadiran Piala Dunia 1994 yang mencatat total 3,5 juta penonton selama fase grup.

Rekor baru juga tercipta pada pekan ini. Empat pertandingan Piala Dunia dalam satu hari berhasil mengumpulkan total 281.223 penonton, memecahkan rekor turnamen yang telah bertahan selama 32 tahun.

Rekor sebelumnya, yakni 277.070 penonton dalam empat pertandingan sehari, juga tercipta di Amerika Serikat pada Piala Dunia 1994. Catatan baru itu lahir saat laga Prancis melawan Senegal di New York dihadiri 80.545 penonton, disusul pertandingan Argentina kontra Aljazair di Kansas City dengan 69.045 penonton.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |