loading...
Kualitas Produk penting dalam Keberlanjutan Bisnis AMDK. FOTO/iStock Photo
JAKARTA - Langkah agresif Wings Group dalam meluncurkan merek Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Aquviva sejak awal tahun lalu dinilai berhasil melakukan penetrasi pasar melalui strategi promosi yang masif. Kendati sukses menarik perhatian lewat skema harga ekonomis dan volume kemasan yang lebih besar, produk ini kini mulai menghadapi tantangan terkait persepsi kualitas dan retensi konsumen jangka panjang.
“Tanpa upaya promosi besar-besaran, sebuah merek baru bahkan tidak akan masuk ke dalam pertimbangan konsumen,” ungkap praktisi komunikasi pemasaran LSPR Institute, Safaruddin Husada, seperti dikutip, Rabu (6/5/2026).
Baca Juga: Lindungi Konsumen, BPKN Minta Produsen AMDK Tarik Galon Tua dari Peredaran
Safaruddin menjelaskan bahwa promosi intensif berfungsi efektif sebagai pendobrak hambatan masuk (entry barrier) dan pendorong uji coba produk (trial driver). Namun, ia memberikan catatan penting bahwa efektivitas promosi tersebut memiliki batas waktu tertentu atau promotion decay effect jika tidak dibarengi dengan konsistensi kualitas yang mampu menjaga kepercayaan publik.
Senada dengan hal tersebut, pengamat bisnis Inventure, Yuswohady, menyoroti pola taktikal Wings Group yang dikenal andal dalam memodifikasi produk pemimpin pasar dengan tawaran lebih ekonomis. Melalui konsep more for less, Aquviva menghadirkan kemasan 700 ml dengan harga bersaing, sebuah langkah yang dinilai sangat efektif untuk menggoyang dominasi pemain lama di sektor AMDK.
Namun, di balik keberhasilan penetrasi awal tersebut, muncul beragam tanggapan dari masyarakat di platform media sosial terkait pengalaman sensorik saat mengonsumsi produk. Sejumlah pengguna mengeluhkan karakteristik rasa yang dinilai berbeda dengan ekspektasi mereka terhadap standar air mineral pada umumnya, yang kemudian memicu diskusi mengenai sumber air baku produk tersebut.


















































