Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran

17 hours ago 36

loading...

Azerbaijan membantah wilayahnya jadi markas pasukan elite Israel untuk perang melawan Iran. Foto/Middle East Online

BAKU - Azerbaijan, negara yang mayoritas penduduknya memeluk Islam, membantah laporan bahwa wilayahnya digunakan untuk operasi unit militer dan intelijen elite Israel untuk perang melawan Iran. Kementerian Luar Negeri-nya menggambarkan laporan tersebut sebagai "sama sekali tidak berdasar".

Bantahan ini disampaikan sebagai respons atas laporan CNN yang menyebut Israel mengerahkan pasukan militer dan intelijen elite selama perang melawan Iran. Menurut laporan yang mengutip empat sumber itu, selain Azerbaijan, Israel juga mengerahkan pasukan ke Irak, Uni Emirat Arab, dan Somaliland untuk misi yang sama.

Baca Juga: Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran

Kementerian Luar Negeri Azerbaijan mengkritik laporan tersebut karena mengandalkan sumber anonim tanpa menyajikan bukti yang kredibel dan mengatakan bahwa laporan itu mengabaikan tanggapan resmi Azerbaijan, sehingga melanggar prinsip objektivitas dan jurnalisme profesional.

“Seperti yang telah dinyatakan berkali-kali, tuduhan bahwa wilayah Azerbaijan telah digunakan oleh negara ketiga mana pun untuk operasi militer, kegiatan intelijen, atau tujuan permusuhan lainnya terhadap negara lain sama sekali tidak berdasar,” kata kementerian tersebut.

“Azerbaijan tidak pernah mengizinkan, dan tidak akan pernah mengizinkan, wilayahnya digunakan untuk tujuan tersebut,” imbuhnya, seperti dikutip Anadolu, Sabtu (6/6/2026).

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |