loading...
Frangky Selamat, Dosen Tetap Program Studi Sarjana Manajemen, FEB Universitas Tarumanagara. Foto/Dok.Pribadi
Frangky Selamat
Dosen Tetap Program Studi Sarjana Manajemen, FEB Universitas Tarumanagara
SEMBURAN angin dingin dari blower AC menerpa seluruh hadirin yang hadir di sebuah aula gedung pertemuan besar. Pancaran sorot lampu seolah tak mampu menghalau dinginnya suhu ruangan. Wajah-wajah ceria dengan senyum penuh kehangatan menghiasi seisi ruang dalam tampilan busana toga yang begitu gagah dan anggun. Hari itu adalah upacara wisuda yang kesekian kalinya di sebuah universitas terkemuka.
Sehari sebelumnya kampus menyelenggarakan acara bursa kerja (job fair). Tujuannya adalah memberikan kesempatan kepada lulusan yang mungkin masih “mencari” kerja di tengah situasi ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja. Pada saat bersamaan juga diadakan pertemuan dengan bagian sumber daya manusia (human resources) sejumlah perusahaan, membicarakan banyak hal terkait kualitas lulusan saat ini, dan hal-hal lain yang mungkin harus diperbaiki agar kampus dapat menghasilkan lulusan yang sesuai kebutuhan dunia usaha.
Tak ayal lagi, kampus dicap sebagai pabrik tenaga kerja oleh sejumlah pihak. Belum lagi wacana dari pemerintah untuk menutup program studi yang dianggap tidak relevan lagi dengan kebutuhan industri, makin menegaskan pendapat itu.
Namun jika memang kampus dianggap sebagai pemasok tenaga kerja, apakah sungguh demikian fakta yang terjadi? Ada syarat yang mesti dipenuhi jika kampus mau dijadikan “pabrik” untuk menghasilkan tenaga kerja yang sesuai kebutuhan pasar (industri) sebagai pengguna.
Pertama, layaknya pabrik, jika ingin menghasilkan produk yang berkualitas, maka bahan baku yang mesti digunakan harus memenuhi standar kualitas tertentu. Syarat tersebut tidak selalu mudah untuk dipenuhi.
Kualitas calon mahasiswa baru yang akan mengikuti seleksi sangat beragam. Tidak semua perguruan tinggi “kebanjiran” calon mahasiswa. Ada yang justru “sangat membutuhkan” kehadiran mahasiswa baru.

















































