Israel Akui 2 Rudal Iran Tembus Sistem Pertahanan Canggih David's Sling, Hantam Parah Dimona dan Arad

11 hours ago 30

loading...

Bangunan di selatan kota Arad, Israel, rusak parah dihantam rudal balistik Iran. Rudal Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara canggih Davids Sling. Foto/Chaim Goldberg/Flash90

TEL AVIV - Militer Israel atau IDF akhirnya mengakui bahwa sistem pertahanan udara canggih David's Sling gagal menembak jatuh dua rudal balistik Iran pada Sabtu malam lalu. Akibatnya, kedua misil itu menghantam kota-kota selatan Dimona dan Arad hingga rusak parah.

Menurut penyelidikan Angkatan Udara Israel (IAF) atas insiden tersebut, tidak ada hubungan antara kesalahan yang menyebabkan dampak serangan rudal Iran tersebut, yang melukai hampir 200 orang dan menyebabkan kerusakan yang luas.

Baca Juga: Kapal Induk Amerika USS Gerald R Ford Mundur dari Perang Iran, Balik ke Pangkalan Kreta

Menurut Angkatan Udara Israel, yang dikutip Times of Israel, Selasa (24/3/2026), fakta bahwa insiden tersebut terjadi di area yang sama dalam waktu dua jam sepenuhnya hanya kebetulan.

Rudal-rudal yang menghantam Dimona dan Arad membawa hulu ledak konvensional—bukan hulu ledak cluster—dengan ratusan kilogram bahan peledak. IDF mengatakan rudal-rudal Iran kemungkinan berasal dari keluarga proyektil Ghadr dan merupakan ancaman yang sudah diketahui.

IDF mengeklaim sistem David's Sling telah mencegat kedua rudal tersebut, tetapi pencegatnya gagal menjatuhkan mereka.

Menurut IAF, dua serangan rudal sebelumnya di area yang sama di Israel selatan berhasil dicegat menggunakan sistem pertahanan udara yang sama.

Lebih dari 400 rudal balistik telah diluncurkan dari Iran ke Israel sejak awal perang, dengan IDF mengeklaim tingkat pencegatan sebesar 92 persen dari serangan yang menuju ke daerah berpenduduk dan infrastruktur penting.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |