Buruh Dapat Sembako di May Day 2026, Andi Gani: Tak Ada dari Oligarki dan APBN yang Dipakai

5 hours ago 36

loading...

Ketua Panitia May Day Fiesta 2026 sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea kembali menegaskan tidak ada oligarki hingga menggunakan APBN untuk membiayai peringatan Hari Buruh yang digelar di Monas, 1 Mei lalu. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA - Ketua Panitia May Day Fiesta 2026 sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea kembali menegaskan tidak ada oligarki hingga menggunakan APBN untuk membiayai peringatan Hari Buruh yang digelar di Monas, 1 Mei lalu. Hal ini ditegaskan Andi Gani merespons banyaknya pihak yang mencari kelemahan dari May Day yang turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Salah satu narasi yang dimainkan menyangkut pembagian sembako kepada ratusan buruh yang hadir. "Itu sudah mulai beredar di media sosial satu jam setelah May Day selesai, bayangkan. Sudah mulai kelihatan dicari-carilah bagaimana anggaran," ujar Andi Gani dalam konferensi persnya di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Baca juga: Momen Presiden Prabowo Joget Bareng Tipe-X saat Peringatan Hari Buruh di Monas

"Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada oligarki perusahaan-perusahaan mana pun membiayai May Day, tidak ada. APBN dipakai? Tidak. Saya tegaskan tidak ada APBN dipakai. APBN kementerian mana? Tidak," katanya.

Andi Gani meminta kepada pihak yang coba melemahkan May Day 2026 untuk tidak perlu berandai-andai untuk menghitung biaya Hari Buruh. Dia memastikan pelaksanaan tersebut bisa terjadi berkat gotong royong yang dilakukan masing-masing elemen buruh itu sendiri.

"Apakah ada bantuan? Pasti ada bantuan dari beberapa pihak, tapi tidak mengikat dan juga tidak mengatasnamakan organisasi dan instansi mana pun. Itu kami jamin," ujarnya.

(jon)

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |