Bermodal F-5, AU Iran Klaim Tembak Jatuh 16 Jet Tempur dalam Perang 40 Hari

4 hours ago 23

loading...

Iran mengklaim mampu menembak jatuh 16 jet tempur selama Perang 40 hari. Foto/X/@groobaag

TEHERAN - Angkatan Udara Angkatan Darat Iran mengklaim beberapa serangan udara terhadap pangkalan musuh di negara-negara regional, termasuk pangkalan kelompok anti-Iran di Erbil, Irak, serta target di Kuwait dan Qatar, pada awal perang AS-Israel. Itu termasuk menembak 16 jet tempur musuh.

Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, juru bicara Angkatan Darat, merinci peran Angkatan Udara dalam perang, yang dimulai pada 28 Februari dengan agresi AS-Israel yang tidak beralasan yang mencakup pembunuhan mendiang Pemimpin Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.

“Angkatan Udara kita, pada awal perang, melakukan beberapa sorti dan menyerang pangkalan musuh di negara-negara regional, termasuk pangkalan kontra-revolusioner di Erbil, Irak, Kuwait, dan Qatar,” kata Jenderal Akraminia, dilansir Press TV.

Ia mencatat bahwa laporan terbaru dari media Amerika telah meneliti operasi yang dilakukan oleh jet tempur F-5, menggambarkannya sebagai keberhasilan yang langka dan dalam beberapa hal belum pernah terjadi sebelumnya.

“Operasi yang sukses itu berhasil menembus berbagai lapisan pertahanan yang telah dirancang Amerika di sana dan menghantam pangkalan AS,” katanya.

Juru bicara itu juga memuji kinerja jaringan pertahanan udara terpadu Iran, yang mencakup unit Angkatan Darat dan IRGC yang beroperasi di bawah markas besar pertahanan udara nasional.

“Pasukan pertahanan udara kita berkinerja baik dalam menghadapi ancaman musuh. Menurut laporan, lebih dari 170 pesawat musuh telah ditembak jatuh, termasuk 16 jet tempur,” kata Jenderal Akraminia.

Ia menekankan bahwa banyak drone yang ditembak jatuh sangat canggih, dengan beberapa di antaranya memiliki kemampuan yang melebihi jet tempur dan mewakili nilai finansial yang signifikan.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |