Baku Tembak, Pasukan Kuba Habisi 4 Orang di Atas Kapal AS

21 hours ago 30

loading...

Pasukan Kuba membunuh empat orang di atas kapal cepat Amerika Serikat dalam baku tembak di lepas pantai Cayo Falcones. Foto/Cuban Coast Guard

HAVANA - Pasukan penjaga perbatasan Kuba terlibat baku tembak dengan sekelompok pria bersenjata di atas kapal cepat Amerika Serikat (AS) di lepas pantai Cayo Falcones pada hari Rabu waktu setempat. Dalam bentrok tersebut, empat orang di atas kapal Amerika tewas dan enam lainnya terluka.

Pemerintah Kuba mengatakan pasukan penjaga perbatasannya ditembaki lebih dulu selama insiden tersebut. Bentrok mematikan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Havana selama embargo minyak yang telah menyebabkan krisis energi dan kemanusiaan di negara sosialis tersebut.

Baca Juga: Kuba Dilanda Krisis Bahan Bakar, Pesawat Tak Bisa Isi BBM

Pemerintah Kuba tidak segera menyebutkan kewarganegaraan orang-orang yang tewas dan terluka. Seorang pejabat AS mengatakan kepada New York Times bahwa baku tembak tersebut melibatkan kapal sipil AS yang mencoba mengangkut kerabat keluar dari Kuba.

Kedutaan Besar Kuba di AS mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial: “Menghadapi tantangan saat ini, Kuba menegaskan kembali tekadnya untuk melindungi perairan teritorialnya, berdasarkan prinsip bahwa pertahanan nasional adalah pilar fundamental Negara Kuba dalam menjaga kedaulatannya dan memastikan stabilitas di kawasan tersebut.”

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Washington sedang mencari fakta sendiri tentang penembakan tersebut.

“Kami tidak akan mendasarkan kesimpulan kami pada apa yang telah mereka [Kuba] sampaikan kepada kami, dan saya sangat yakin bahwa kami akan mengetahui cerita lengkap tentang apa yang terjadi di sana,” kata Rubio kepada wartawan saat melakukan perjalanan ke negara Karibia, Saint Kitts and Nevis, sebagaimana dikutip Reuters, Kamis (26/2/2026).

“Saat kami mengumpulkan lebih banyak informasi, maka kami akan siap untuk menanggapinya dengan tepat,” katanya. “Cukuplah untuk mengatakan bahwa sangat tidak biasa melihat baku tembak di laut lepas seperti itu.”

Jaksa Agung Florida James Uthmeier mengatakan dia telah memerintahkan penyelidikan atas insiden tersebut. “Pemerintah Kuba tidak dapat dipercaya, dan kami akan melakukan segala daya upaya untuk meminta pertanggungjawaban para komunis ini,” katanya.

Konfrontasi terjadi di daerah di mana lahan pertanian yang landai berbatasan dengan Selat Florida di pantai-pantai berpasir putih di bawah pohon palem yang bergoyang.

Pulau-pulau kecil yang tersebar di lepas pantai sangat termiliterisasi karena merupakan tempat umum bagi warga Kuba yang ingin melarikan diri ke AS untuk meluncurkan rakit mereka, dan juga bagi penyelundup manusia untuk mendarat dengan perahu cepat.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |