Warga Aceh Tamiang Mulai Huni Rumah Sementara: Senang Sekali, Terima Kasih

17 hours ago 23

loading...

Anak-anak tampak bahagia bermain ayunan di taman yang dibangun di kawasan hunian sementara (huntara) Aceh Tamiang. Foto/istimewa

ACEH - Pemandangan penuh harapan dan ceria nampak dari Kompleks Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang. Ya, warga yang selama ini tinggal di tenda darurat kini mulai menghuni rumah sementara yang dibangun pemerintah melalui BUMN.

Senyum semringah terlihat dari wajah para orang tua, sementara tawa anak-anak memecah keheningan sore di kompleks hunian yang dibangun berderet rapi tersebut. Setelah lebih dari sebulan hidup di tenda pengungsian, tempat ini terasa seperti awal kehidupan baru.

Anak-anak menjadi potret paling jujur dari kebahagiaan itu. Mereka berlarian, bermain ayunan di taman bermain yang tersedia, sesuatu yang sebelumnya tak pernah mereka rasakan selama tinggal di tenda darurat. Beberapa anak bahkan tak kuasa menahan kegembiraan, melompat-lompat di atas kasur yang sudah rapi dan bersih di dalam hunian. Pemandangan sederhana, namun sarat makna: rasa aman akhirnya kembali.

Baca juga: Pemerintah Targetkan Huntara untuk Warga yang Desanya Hilang Selesai 3 Bulan

Selama berada di tenda pengungsian, ruang bermain anak nyaris tak ada. Kini, mereka memiliki halaman, ayunan, dan ruang terbuka yang memberi kebebasan untuk kembali menjadi anak-anak. Orang tua pun tampak lebih tenang, duduk di kursi taman yang disediakan di depan setiap unit, sambil mengawasi anak-anak mereka bermain.

Rika Jahara, salah satu warga yang kini menghuni rumah sementara tersebut, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Dengan mata berbinar, ia mengungkapkan kebahagiaannya.

“Senang sekali saya, senang. Rasanya jangan dipindah lagi. Terima kasih pemerintah sudah dikasih tempat tinggal kami. Soalnya rumah kita tidak ada lagi. Terima kasih pemerintah,” ujarnya penuh haru dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |