loading...
Glamping dengan pemandangan laut biru di Gili Trawangan. Foto: JHL Collection
LOMBOK UTARA - Hamparan rumput hijau membentang rapi di pesisir timur Gili Trawangan. Tenda-tenda mewah berdiri tenang menghadap laut yang berwarna biru terang. Beberapa kursi santai ditempatkan dekat whirlpool berbentuk melingkar kecil. Material kayu alami mendominasi hampir seluruh bagian bangunan glamping tersebut. Kesan hangat langsung terasa sejak memasuki kawasan Noema Resort Gili Trawangan yang bersiap beroperasi. JHL Collection menjadwalkan pembukaan resor itu pada Juli 2026.
Konsep resor ini berbeda dibanding penginapan pantai pada umumnya di Lombok. Glamping tropis dipadukan dengan kenyamanan resor modern membuatnya terasa lebih santai. Dari luar, bangunan berbentuk tenda besar menyatu dengan pepohonan sekitar. Sementara itu, bagian teras dibuat terbuka agar angin laut mudah mengalir. kursi duduk panjang ditempatkan tepat di sisi kamar utama semi terbuka tersebut. Lanskap hijau di sekeliling resor membuat kawasan terasa lebih teduh dan privat.
Bagian interior dirancang menghadirkan pengalaman tinggal yang lebih personal dan intim. Ruang tengah memakai meja kayu besar dengan kursi berlapis kain berwarna krem. Lampu gantung kristal dipasang tepat di tengah ruangan bercat terang lembut. Di sisi lain, pintu kaca besar mengarah langsung menuju taman dan whirlpool pribadi. Kamar tidur utama menggunakan dekorasi etnik modern dengan dominasi rotan dan kayu alami. Sentuhan kain berpola geometris memperkuat karakter tropis khas kepulauan Lombok.
Kamar mandi menghadirkan konsep terbuka dengan elemen alami yang cukup dominan. Bathtub batu berwarna hitam ditempatkan di atas hamparan batu putih kecil. Cermin dinding dibuat tidak simetris sehingga tampil lebih artistik dan modern. Area shower memakai keramik garis vertikal berwarna krem dengan pancuran hitam doff. Pencahayaan alami masuk lembut melalui celah terbuka di bagian atas ruangan. Desain tersebut membuat area mandi terasa lebih tenang sekaligus dekat dengan alam.
Executive Director JHL Collection Satria Wei mengatakan, resor ini membawa pengalaman pesisir berbeda ke Lombok. “Kami memang ingin tamu merasa dekat dengan alam. Fasilitas resor juga disiapkan mendukung gaya hidup aktif para wisatawan modern,” ujarnya.
Kawasan ini menghadirkan Forest Gym dengan alat olahraga kayu di atas pasir pantai. Noema Resort Gili Trawangan juga menyediakan fasilitas panjat tebing, olahraga air, hingga pusat selam Diving.de Gili. Setelah beraktivitas, tamu dapat menikmati relaksasi di Varuna Spa by Amerta. Secara keseluruhan, resor ini menyediakan 50 unit glamping dengan tipe berbeda-beda termasuk tipe dua kamar tidur. Sementara itu, Restoran Mamaloma akan beroperasi selama 24 jam penuh. Restoran tersebut menyajikan menu berbahan lokal segar khas Lombok dan kawasan pesisir sekitar.
Resor ini juga menonjolkan prinsip keberlanjutan lingkungan. Material bata resor dibuat menggunakan pasir silika hasil daur ulang kaca bekas. Reservoir air memanfaatkan teknologi geo-textile khusus untuk sistem hidran. Pengelola juga bekerja sama dengan WaterHub mengolah air lokal menjadi air minum berkualitas. Resor ini juga memiliki mesin yang mengubah sampah organik menjadi kompos hanya dalam 24 jam.
(wur)

















































