Rupiah Perkasa Jelang Akhir Pekan, Gilas Dolar AS Jadi Rp16.820

3 days ago 36

loading...

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (23/1/2026). FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (23/1/2026), naik 76 poin atau sekitar 0,45% ke level Rp16.820 per dolar AS. Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu pasar saat ini menunggu pemilihan Presiden AS Donald Trump untuk Ketua Fed berikutnya yang menggantikan Jerome Powell. "Ketua The Fed yang lebih lunak akan meningkatkan spekulasi tentang penurunan suku bunga lebih lanjut tahun ini," tulis Ibrahim dalam risetnya, Jumat (23/1/2026).

Selain itu data ekonomi AS terbaru juga menunjukkan bahwa perekonomian berjalan lebih baik dari yang diperkirakan. Produk Domestik Bruto (PDB) untuk kuartal ketiga melebihi perkiraan. Pada saat yang sama, pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda stabilitas daripada kelemahan, seperti yang ditunjukkan oleh para pejabat Federal Reserve (Fed). Oleh karena itu, ekspektasi penurunan suku bunga pada pertemuan 27-28 Januari kemungkinan sudah tidak berlaku lagi.

Baca Juga: Ambruknya Rupiah dan Lonceng Chaos

Presiden AS Donald Trump melunak terhadap ancaman terhadap Greenland setelah Trump mengatakan dia telah mengamankan akses total dan permanen AS ke Greenland dalam kesepakatan dengan NATO, yang kepala NATO mengatakan sekutu harus meningkatkan komitmen mereka terhadap keamanan Arktik untuk menangkal ancaman dari Rusia dan China.

Sementara, para pemimpin Uni Eropa (UE) akan mempertimbangkan kembali hubungan dengan AS pada pertemuan puncak darurat pada hari Kamis setelah ancaman Trump tentang tarif dan bahkan tindakan militer untuk memperoleh Greenland sangat mengguncang kepercayaan dalam hubungan transatlantik, kata para diplomat. Trump juga mengatakan dia berharap tidak akan ada tindakan militer AS lebih lanjut di Iran, tetapi menambahkan AS akan bertindak jika Iran melanjutkan program nuklirnya.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |