loading...
Pesawat Airbus 320 yang membawa para pelancong dua kali gagal melakukan pendaratan di bandara puncak gunung di Pasto, Kolombia, cuaca buruk. Para penumpang, menangis, muntah, dan bahkan pingsan. Foto/JamPress via New York Post
BOGOTA - Sebuah pesawat Airbus 320 yang membawa para pelancongtelah dua kali gagal melakukan pendaratan di bandara yang berlokasi di puncak gunung di Pasto, Kolombia, karena angin kencang dan kabul tebal. Kejadian mengerikan ini membuat para penumpang berteriak ketakutan, menangis, muntah, dan bahkan pingsan.
Bandara Antonio Narino di Pasto, yang terletak 5.951 kaki di atas permukaan laut di Pegunungan Andes, terkenal karena kondisinya yang menantang bagi para penerbang.
Baca Juga: 5 Bandara Tertinggi di Dunia, Ada yang Mencapai 4.411 Meter
Pesawat yang dua kali gagal mendarat itu dioperasikan Avianca Airlines. Pihak maskapai mengonfirmasi insiden tersebut terjadi hari Selasa lalu, tapi tidak merinci jumlah penumpang di penerbangan AV9401 itu.
Menurut laporan The New York Post, Rabu, para penumpang terlihat berdoa di tempat duduk mereka saat kondisi cuaca buruk menerpa pesawat dalam pendekatannya ke bandara terpencil tersebut.
Rekaman video yang diambil dengan kamera ponsel di dalam kabin menunjukkan para penumpang mencengkeram kursi mereka dan menutupi wajah saat awak pesawat mendesak mereka untuk "bernapas dalam-dalam" ketika pesawat mencoba mendarat. Momen itu terjadi dua kali dan semuanya gagal di tengah jarak pandang rendah, angin kencang, dan kabut tebal.
Seorang terlihat menangis dan muntah. Beberapa penumpang juga terlihat pingsan, mual, dan panik.
Setelah upaya pendaratan kedua gagal, pesawat terpaksa kembali ke Ibu Kota Kolombia, Bogota, karena kapten pilot mengikuti protokol keselamatan yang ketat daripada mengambil risiko pendaratan yang berbahaya.


















































