Menteri Israel Hina Para Aktivis Global Sumud Flotilla yang Dipaksa Berlutut, Dunia Marah

19 hours ago 39

loading...

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menghina para aktivis Global Sumud Flotilla yang dipaksa pasukan Zionis berlutut dengan tangan terikat di belakang punggung dan dahi menyentuh lantai. Foto/Times of Israel

TEL AVIV - Sebuah video yang diunggah oleh Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir pada hari Rabu di X menunjukkan dirinya mengejek para aktivis Global Sumud Flotilla (GSF). Para aktivis dipaksa pasukan militer Israel berlutut dengan tangan terikat di belakang punggung dan dahi menyentuh lantai.

Setidaknya ada sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan pasukan Israel saat mengikuti misi kemanusiaan tersebut.

Baca Juga: Israel Culik 9 WNI yang Gabung Global Sumud Flotilla, Ini Respons Kemlu RI

Tindakan Ben-Gvir telah memicu kemarahan dunia internasional. Perdana Menteri (PM) Italia Giorgia Meloni mengecam keras perlakuan terhadap para aktivis tersebut, menyebutnya "tidak dapat diterima."

"Tidak dapat ditoleransi bahwa para pengunjuk rasa ini, di antaranya banyak warga negara Italia, diperlakukan seperti ini, yang melanggar martabat manusia," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Al Arabiya English, Kamis (21/5/2026).

Meloni menambahkan bahwa Kementerian Luar Negeri Italia memanggil duta besar Israel untuk meminta klarifikasi resmi atas kejadian tersebut.

Prancis juga mengkritik video tersebut dan menuntut agar warga negara Prancis diperlakukan dengan hormat dan dibebaskan sesegera mungkin.

“Tindakan Ben-Gvir terhadap penumpang Global Sumud Flotilla, yang dikecam oleh rekan-rekannya sendiri di pemerintahan Israel, tidak dapat diterima,” tulis Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot dalam sebuah unggahan di X.

Dia menambahkan bahwa dirinya telah memanggil duta besar Israel di Paris.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |