loading...
Media-media Iran olok-olok Presiden AS Donald Trump setelah dia membatalkan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur energi Iran. Foto/White House
TEHERAN - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump jadi bahan olok-olokan berbagai media Iran setelah dia membatalkan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur energi republik Islam. Pemimpin Amerika itu digambarkan sebagai orang "bodoh", dan bahkan dibandingkan dengan "seekor tikus".
"Trump si bodoh sudah kehabisan tenaga!," tulis Fars News Agency dalam laporannya. Media tersebut, mengutip seorang komentator politik, menyatakan: "Gunung Amerika melahirkan seekor tikus sekali lagi."
Baca Juga: Trump Umumkan AS dan Israel Batal Serang Iran Besar-besaran, Ini Alasannya
Media Iran lainnya, Mehr News Agency, dalam laporannya menulis: "Trump sekali lagi mundur dari ancaman kosongnya dan menampilkan penarikan dirinya kepada dunia sebagai sebuah bantuan."
Komentar-komentar tersebut mencerminkan posisi Teheran yang sudah lama dipegang bahwa ancaman militer AS berturut-turut terutama dimaksudkan untuk memengaruhi negosiasi daripada mewakili rencana operasional yang tetap.
Sementara itu, Trump mengatakan bahwa negosiasi dengan Iran akan dimulai Senin (3/8/2026) setelah dia memutuskan untuk membatalkan serangan baru terhadap Teheran demi mengupayakan tercapainya kesepakatan.
"Jelas mereka tidak ingin diserang. Mereka mengetahui seberapa besar serangan yang akan terjadi karena mereka melihat persiapannya," kata Trump kepada wartawan pada Minggu di atas pesawat kepresidenan Air Force One.


















































