IIF Perluas Bisnis Pembiayaan dan Advisory di Semester I 2026

6 hours ago 21

loading...

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) memperluas bisnis pembiayaan dan layanan advisory pada semester I 2026. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) memperluas bisnis pembiayaan dan layanan advisory pada semester I 2026 seiring meningkatnya komitmen investasi baru, penguatan pendanaan, serta pertumbuhan aset perusahaan. Kinerja tersebut mempertegas peran IIF sebagai mitra pembiayaan infrastruktur berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global.

"Di tengah dinamika ekonomi global, IIF terus menunjukkan ketahanan melalui pertumbuhan portofolio, peningkatan aktivitas pembiayaan dan advisory, serta struktur pendanaan dan permodalan yang semakin kuat. Meskipun laba pada semester I lebih rendah, kami optimistis dapat terus memperluas bisnis dan meningkatkan kinerja keuangan, didukung oleh permodalan yang kuat, peningkatan layanan, penurunan biaya dana, serta dukungan dan kolaborasi yang kuat dari para pemegang saham dan mitra bisnis," kata Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer IIF Rizki Pribadi Hasan dalam keterangan pers, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga: Fuad Bawazier Sebut Pembiayaan Lewat SBN Berisiko Perbesar Beban Fiskal

Per Juni 2026, total aset IIF mencapai Rp15 triliun atau tumbuh 4,6% secara tahunan (year-on-year/yoy). Aset produktif yang terdiri atas pinjaman dan surat berharga meningkat 4,9% yoy menjadi Rp13,4 triliun. Sepanjang semester I 2026, IIF membukukan enam komitmen pembiayaan dan investasi baru senilai Rp2,5 triliun, melonjak lebih dari tiga kali lipat dibandingkan total realisasi sepanjang 2025 sebesar Rp799 miliar. Pembiayaan tersebut disalurkan ke sektor kesehatan, pelabuhan, telekomunikasi dan pusat data, serta energi terbarukan.

Dari sisi jasa advisory, IIF memperoleh sembilan mandat baru dengan nilai kontrak Rp19 miliar atau meningkat tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu mandat strategis adalah keterlibatan dalam proyek Waste-to-Energy (WTE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) guna mendukung percepatan pengelolaan sampah terpadu di kawasan perkotaan.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |