Hadapi Karhutla, Pemerintah Kerahkan Langkah Terpadu dari Darat hingga Udara

11 hours ago 42

loading...

Pemerintah terus memperkuat penanganan Karhutla di tengah kondisi kemarau dan pengaruh El Nino yang meningkatkan kerawanan kebakaran di sejumlah wilayah. Foto/Dok.SindoNews

JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah kondisi kemarau dan pengaruh El Nino yang meningkatkan kerawanan kebakaran di sejumlah wilayah. Operasi dilakukan secara terpadu melalui pengerahan personel darat, pemadaman langsung, patroli, water bombing, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pemantauan satelit, hingga penegakan hukum.

Data terbaru Sistem Pemantauan Karhutla SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan, hingga Jumat, 18 September 2026 pukul 21.05 WIB, terdeteksi 546 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi secara nasional. Enam provinsi menjadi perhatian utama, yakni Kalimantan Tengah dengan 166 hotspot, Sumatera Selatan 100 hotspot, Kalimantan Barat 39 hotspot, Kalimantan Selatan 12 hotspot, Jambi 9 hotspot, dan Riau 4 hotspot.

Baca juga: 151 Ribu Kasus ISPA Akibat Karhutla, Ribuan Nakes Dikerahkan

Perkembangan tersebut menunjukkan dinamika karhutla dapat berubah cepat dari satu wilayah ke wilayah lain. Di Sumatera Selatan, misalnya, hotspot high confidence turun cukup signifikan dari 184 menjadi 100 titik. Sebaliknya, Kalimantan Tengah mengalami peningkatan dari 61 menjadi 166 titik sehingga penguatan operasi segera diarahkan ke wilayah tersebut.

Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan dan tidak serta-merta sama dengan jumlah kejadian kebakaran. Setiap titik tetap harus diverifikasi melalui pengecekan kondisi aktual di lapangan. Pemerintah saat ini mengerahkan 55 unit armada udara untuk mendukung penanganan karhutla di Sumatera dan Kalimantan.

Armada tersebut terdiri atas helikopter patroli, pesawat CASA untuk mendukung OMC, serta helikopter water bombing. Pengerahan dilakukan secara dinamis berdasarkan kondisi kebakaran, hasil verifikasi hotspot, potensi awan, jarak pandang, serta aspek keselamatan penerbangan.

Baca juga: 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan untuk Tangani Karhutla

Di darat, Manggala Agni Kementerian Kehutanan bersama TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, pemerintah daerah, Masyarakat Peduli Api, dunia usaha, dan masyarakat melakukan patroli, groundcheck, pemadaman langsung, penyekatan penjalaran api, pembasahan, pendinginan hingga mopping up untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |