GPS Buatan China Bikin Rudal Iran Tak Pernah Meleset saat Bombardir Israel

6 hours ago 19

loading...

Rudal Iran Tak Pernah Meleset saat Bombardir Israel. FOTO/ DAILY

TEHERAN - Banyak ahli meyakini bahwa Iran menggunakan sistem navigasi satelit Beidou, yang lebih unggul daripada GPS dalam hal jumlah satelit, kekuatan sinyal, dan akurasi penentuan posisi di banyak wilayah.

Menyusul serangan dari AS dan Israel, Iran meluncurkan ratusan rudal balistik dan drone yang menargetkan Israel serta fasilitasmiliterAS di negara-negara Teluk.

Meskipun Israel dan negara-negara Teluk mencegat banyak target, beberapa rudal masih berhasil menembus pertahanan, menyebabkan kerusakan dan korban jiwa yang signifikan.

Menurut para ahli militer, rudal Iran telah mengalami peningkatan besar berkat penerapan teknologi yang memungkinkan penargetan yang sangat presisi. Rahasia di balik penerapan ini terletak pada teknologi satelit Tiongkok, yang awalnya dirancang untuk penggunaan militer.

Amerika Serikat merupakan pelopor dalam pengembangan teknologi penentuan posisi, dengan peluncuran satelit pertama yang menciptakan Sistem Penentuan Posisi Global (GPS) pada tahun 1978.

Namun, GPS secara bertahap menjadi kurang populer di beberapa daerah, karena banyak ahli percaya bahwa sistem navigasi satelit Beidou milik China telah melampaui GPS dalam hal jumlah satelit, kekuatan sinyal, dan akurasi penentuan posisi di banyak wilayah.

Sebenarnya, China mengembangkan Beidou sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi ketergantungan teknologinya pada Amerika Serikat. Negara Asia itu khawatir bahwa jika terjadi konflik, AS dapat memutus akses, sehingga melumpuhkan operasi militer.

Jika hal ini terjadi, akan menjadi bencana, karena navigasi satelit memiliki banyak aplikasi militer penting, mulai dari senjata berpemandu hingga rudal jelajah.

Sistem Beidou saat ini memiliki 56 satelit di orbit, hampir dua kali lipat dari 31 satelit yang digunakan oleh GPS. Konstelasi satelit yang digunakan oleh teknologi navigasi ini juga lebih baru, sementara GPS masih menggunakan satelit dari tahun 1990-an.

Selain itu, Beidou didukung oleh hampir 10 kali lebih banyak stasiun pemantauan daripada GPS. Akurasi penentuan posisinya kurang dari 1 meter untuk pengguna umum dan dapat mencapai hingga 1 sentimeter untuk keperluan militer. Sebaliknya, GPS biasanya hanya mencapai akurasi dalam jarak 3 meter.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |