Gempa NTT, BP Taskin: Penanganan Pascagempa Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

6 hours ago 28

loading...

Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh kementerian, lembaga, TNI, dan Polri untuk bergerak cepat dan serentak menangani gempa NTT. Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - Pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) dini hari. Penanganan di lapangan saat ini melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri atas 281 personel dari TNI, Polri, BPBD, PMI, dan potensi SAR lainnya.

Tim tersebut telah mengevakuasi 79 orang terdampak dan masih melakukan pencarian terhadap satu orang yang dilaporkan tertimbun. “Atas nama pemerintah dan seluruh jajaran yang saya koordinasikan, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban,” kata Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko , Sabtu (15/8/2026). Baca juga: 38 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa 7,7 NTT, Ribuan Warga Mengungsi

Menurut Budiman, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh kementerian, lembaga, TNI, dan Polri untuk bergerak cepat dan serentak menangani bencana tersebut. “Pemerintah tidak tinggal diam. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh jajaran kementerian, lembaga, TNI, dan Polri untuk bergerak cepat dan serentak,” ujarnya.

Kementerian Sosial juga telah memobilisasi bantuan logistik senilai sekitar Rp4,5 miliar. Mencakup makanan siap saji, tenda, selimut, kasur, perlengkapan keluarga, dan peralatan dapur umum.

Selain itu, Presiden Prabowo menginstruksikan pengiriman 50.000 paket sembako bagi masyarakat terdampak. Posko darurat telah didirikan di Kantor BPBD NTT untuk memusatkan koordinasi penanganan, sementara titik pengungsian sementara disiapkan di Lapangan Umum Mbay, Maumere, Borong, dan Ruteng.

Budiman mengatakan penanganan pemerintah tidak berhenti pada fase tanggap darurat. “Rasa duka dan kehadiran negara adalah satu hal. Tetapi tugas kami adalah memastikan bahwa saudara-saudara kita di NTT tidak menderita berkepanjangan,” katanya.

BP Taskin bersama Kemensos, BNPB, dan pemerintah daerah juga melakukan asesmen cepat untuk mengidentifikasi kebutuhan paling mendesak masyarakat terdampak, termasuk makanan, air bersih, tenda, layanan kesehatan, dan tempat yang aman bagi para pengungsi. “Pendataan kerusakan dan kebutuhan warga masih terus berlangsung di semua wilayah terdampak, dan kami akan menyesuaikan bantuan dengan perkembangan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |