Bikin Video Pendek Pakai AI, Pelatihan SMN Bantu Jurnalis Lebih Kreatif

20 hours ago 28

loading...

Sindikasi Media Network (SMN) menggelar pelatihan Pembuatan Video Pendek Berbasis AI digelar di Menara Peninsula, Jakarta Barat, Sabtu (29/8/2026). Foto: Armydian Kurniawan

JAKARTA - Membuat video pendek kini tidak selalu membutuhkan perangkat produksi yang rumit. Sindikasi Media Network (SMN) membekali para jurnalis anggotanya dengan pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk produksi konten. Pelatihan Pembuatan Video Pendek Berbasis AI digelar di Menara Peninsula, Jakarta Barat, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan jurnalis senior Burhan Abe sebagai pemateri utama. Peserta mendapat pembekalan teknologi untuk membuat konten lebih menarik dan efisien.

Ketua Umum SMN Arief Suharto mengatakan, pelatihan memperkuat kapasitas sumber daya manusia. Menurutnya, perkembangan AI membuka peluang baru bagi berbagai kalangan. Tak hanya praktisi media, pelaku UMKM, komunitas, serta individu pun dapat memanfaatkannya. Teknologi tersebut dinilai mampu membantu proses produksi konten kreatif. "AI memberikan peluang besar untuk menghasilkan konten secara lebih kreatif dan efisien," kata Arief.

Burhan Abe membagikan pengalaman mengikuti perubahan industri media efek perkembangan teknologi digital. Pengalamannya mencakup masa transisi media cetak menuju berbagai platform digital. Karena itu, materi pelatihan tidak hanya membahas penggunaan teknologi AI. Peserta juga diarahkan memahami AI sebagai alat pendukung produksi. Konten yang dihasilkan tetap perlu menarik, informatif, berkualitas, dan bertanggung jawab.

Konsumsi informasi melalui platform digital terus membuat video pendek semakin relevan. Format tersebut dapat digunakan untuk informasi, edukasi, promosi, hingga publikasi kegiatan. Bagi pelaku media, kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam produksi multiplatform. Sementara itu, pelaku UMKM dapat menggunakannya untuk memperkenalkan produk. Komunitas dan individu juga memiliki ruang lebih luas mengembangkan konten kreatif.

Di sisi lain, SMN ingin membangun ekosistem media yang mampu beradaptasi. Penguasaan teknologi tetap harus berjalan bersama kreativitas dan kualitas informasi. Aspek tanggung jawab jurnalistik juga menjadi perhatian dalam produksi konten. Pelatihan tersebut sekaligus menjadi ruang memperluas jejaring dan peluang kolaborasi. SMN sebelumnya juga menjalankan perjalanan jurnalistik bersama sejumlah mitra.

Kolaborasi itu mencakup peluang kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan organisasi lainnya. Ke depan, SMN berencana menggelar pelatihan dan kegiatan jurnalistik lainnya. Produksi konten serta kolaborasi lintas sektor juga menjadi bagian agenda tersebut.

(wur)

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |