loading...
AS dan Israel klaim serangan mereka menargetkan militer Iran, tapi gedung sekolah ikut dibom dan menewaskan 85 siswi SD. Foto/Instagram Doha News
TEHERAN - Serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel diklaim menargetkan situs-situs militer Iran. Namun faktanya, sebuah sekolah dasar (SD) putri di kota Minab, provinsi Hormozgan, ikut dibom, menewaskan 85 siswi.
Pihak berwenang di provinsi Hormozgan melaporkan bahwa setidaknya 85 siswi tewas dan 95 lainnya terluka. Rekaman yang diambil oleh jurnalis lokal menunjukkan bagian tubuh yang termutilasi dari anak-anak perempuan di tengah puing-puing dan reruntuhan gedung sekolah.
Baca Juga: Media Israel: Foto Jenazah Khamenei Ditunjukkan kepada Trump dan Netanyahu
Para pejabat Iran secara universal mengecam serangan itu, menggambarkannya sebagai kekejaman yang disengaja terhadap anak-anak yang tidak bersalah dan eskalasi terhadap bangsa Iran.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengeluarkan pernyataan keras ketika berduka atas tragedi yang memilukan di SD Shajareh Tayyebah.
Pezeshkian menggambarkan pengeboman gedung sekolah yang penuh dengan siswi yang tidak bersalah itu sebagai "tindakan biadab". Dia bersumpah bahwa itu akan menjadi bagian yang tak terhapuskan dari sejarah kejahatan para agresor terhadap Iran.
Pernyataan Pezeshkian juga mengutuk keras tindakan tidak manusiawi tersebut dan menyerukan perawatan medis segera bagi para korban luka.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahwa serangan ini tidak akan dibiarkan begitu saja. Dia menyebarkan gambar-gambar fasilitas yang hancur, menekankan bahwa pengeboman siang hari itu menargetkan lokasi yang penuh dengan siswi.


















































