AS Habiskan 200 Rudal THAAD untuk Bela Israel dari Serangan Iran, Sekutu Arabnya Diabaikan

17 hours ago 40

loading...

AS habiskan lebih dari 200 rudal THAAD untuk membela Israel dari serangan Iran, namun mengabaikan sekutu-sekutu Arabnya yang minta pasokan rudal pencegat. Foto/MDA

TEL AVIV - Militer Amerika Serikat (AS) menggunakan lebih banyak rudal pencegat canggihnya untuk membela Israel dari serangan Iran daripada yang dihabiskan sekutu-sekutu Arabnya untuk membela tanah air mereka. Hal itu diungkap The Washington Post dalam laporannya.

Beban berat yang ditanggung AS untuk membela Israel telah menyebabkan Pentagon kekurangan rudal pencegat.

Baca Juga: Negosiasi dengan AS Genting, Jenderal Top Iran Rebut Posisi Dekat Mojtaba Khamenei

Menurut laporan Middle East Eye (MEE), negara-negara Arab Teluk yang menjadi sekutu AS diabaikan ketika mereka meminta pengisian ulang rudal pencegat. Meski demikian, Israel diketahui telah mengirimkan baterai Iron Dome dan personel militernya untuk membela mitra Arab terdekatnya, Uni Emirat Arab (UEA).

Laporan The Washington Post pada Jumat (22/5/2026)menyebutkan AS meluncurkan lebih dari 200 rudal pencegat Terminal High Altitude Area Defence (THAAD) untuk membela Israel. Jumlah itu kira-kira setengah dari total inventaris Pentagon.

AS juga menembakkan lebih dari 100 rudal pencegat Standard Missile-3 dan Standard Missile-6 dari kapal-kapal di Mediterania Timur selama perang melawan Iran.

Israel menembakkan kurang dari 100 rudal pencegat Arrow dan sekitar 90 rudal pencegat David’s Sling. Rudal-rudal serupa juga digunakan untuk menembak jatuh proyektil yang ditembakkan dari Houthi di Yaman dan Hizbullah di Lebanon. Kedua kelompok tersebut umumnya memiliki lebih sedikit rudal dan drone canggih daripada Iran.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |