AS Ancam Iran dengan Armada Kapal Perang Lebih Besar daripada yang Digunakan terhadap Venezuela

3 hours ago 23

loading...

Presiden Donald Trump ancam Iran dengan armada kapal perang AS yang lebih besar daripada yang digunakan terhadap Venezuela. Foto/TWZ

WASHINGTON - Presiden Donald Trump mengatakan Departemen Perang Amerika Serikat (AS) telah mengerahkan armada besar kapal perang dan aset militer lainnya di dekat Iran. Namun, dia menegaskan bahwa diplomasi tetap menjadi pilihan.

Awal bulan ini, Trump dilaporkan hampir memerintahkan serangan terhadap target Iran sebagai respons terhadap protes anti-pemerintah yang menyebabkan ribuan orang tewas—angka korban yang diakui otoritas Iran. Meskipun dia menunda keputusan itu, aset militer terus mengalir ke wilayah tersebut.

Baca Juga: Mampukah Iran Tenggelamkan Kapal Induk AS dengan Rudal Hipersonik Fattah-2? Ini Analisisnya

Dalam sebuah wawancara dengan Axios pada hari Senin (26/1/2026), Trump menyatakan situasi dengan Iran tetap “berubah-ubah". Dia lantas melontarkan ancaman terhadap Iran.

“Kami memiliki armada besar di dekat Iran. Lebih besar dari [yang dikerahkan di sekitar] Venezuela,” katanya, merujuk pada penumpukan aset Angkatan Laut AS saat penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Pada saat yang sama, Trump menyatakan bahwa Teheran benar-benar ingin menegosiasikan kesepakatan, dengan mengeklaim: “Mereka menelepon berkali-kali. Mereka ingin berbicara.”

Inti dari penumpukan tersebut adalah Kelompok Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln, yang dikonfirmasi oleh Komando Pusat (CENTCOM) AS kini beroperasi di Timur Tengah.

Jet tempur F-15 dan F-35 tambahan, pesawat tanker pengisian bahan bakar, dan sistem pertahanan udara juga telah dikerahkan. Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper mengunjungi Israel pada hari Sabtu untuk membahas rencana militer gabungan.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |